Kepala DLH Nabire Sambut Positif Aksi Dandim Bersihkan Pasar Oyehe
Nabire, 30 Januari 2026 – Upaya menjaga kebersihan dan wajah Kota Nabire mendapat angin segar. Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengapresiasi inisiatif Komandan Distrik Militer (Dandim) Nabire yang menggagas kegiatan pembersihan lingkungan di kawasan Pasar Mama Papua Pasar Oyehe, Jumat (30/1/2026).
Kegiatan tersebut dinilai bukan sekadar aksi bersih-bersih, tetapi menjadi momentum penting lahirnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga lingkungan kota. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nabire, Arfan Natan Palumpun, S.T., M.T., menyebut kehadiran TNI dalam kegiatan ini memberi semangat baru bagi pemerintah daerah dan masyarakat.
“Pertama-tama kami atas nama Pemerintah Kabupaten Nabire melalui DLH mengucapkan terima kasih kepada Bapak Dandim atas inisiasi yang luar biasa. Kita jadi punya sahabat baru yang sangat peduli dengan lingkungan,” ungkap Arfan.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Dandim Nabire yang baru beberapa bulan bertugas, seraya menegaskan komitmen DLH untuk terus menjalin kerja sama dengan TNI, Polri, ASN, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan kota.
Menurut Arfan, kegiatan kerja bakti tersebut akan dijadikan agenda rutin. DLH dan Dandim Nabire sepakat menjadwalkan pembersihan lingkungan minimal dua kali dalam sebulan dengan melibatkan OPD terkait, masyarakat, serta warga di sekitar lokasi.
Dalam kegiatan tersebut, DLH Nabire memperkirakan volume sampah yang berhasil dikumpulkan mencapai 4 hingga 6 ton. Jumlah tersebut belum termasuk sampah residu berupa kayu-kayu besar yang belum dapat diangkut karena keterbatasan armada.
“Dengan keterbatasan armada, ada kayu yang terpaksa kami bakar di lokasi. Sebenarnya ini tidak diperbolehkan menurut aturan KLHK, tetapi yang terpenting area ini harus bersih,” jelasnya.
Lebih lanjut, Arfan menekankan pentingnya fungsi Pasar Oyehe pascapembersihan agar tidak kembali menjadi kawasan kumuh. Ia meminta OPD pengelola pasar segera mengaktifkan kembali aktivitas pasar setelah dibersihkan.
“Kami pesan kepada OPD pengelola pasar agar setelah dibersihkan, pasar ini segera difungsikan. Jangan sampai menjadi sarang orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.
Pasar Oyehe, lanjut Arfan, merupakan salah satu ikon Kota Nabire yang harus dijaga bersama. Ia berharap kolaborasi antar OPD semakin kuat sehingga masyarakat perlahan memiliki rasa memiliki terhadap lingkungan tersebut.
“Kalau sudah bersih, mari kita jaga dan fungsikan bersama. Harapan kami ke depan ada kerja sama yang kuat antar OPD, sehingga masyarakat juga perlahan memiliki rasa memiliki terhadap lingkungan ini,” tutupnya.
[Nabire.Net/Sitti Hawa]




Leave a Reply