Jelang Muspasme VIII, Umat Katolik Paroki Komopa Gelar Diskusi dan Ibadah Minggu Raya
Paniai, 25 Januari 2026 – Gereja Katolik Santo Yohanes Pemandi “Daidaa Eyagitaida”, Paroki Komopa, Dekenat Paniai, Keuskupan Timika, menggelar diskusi terakhir menjelang Musyawarah Pastoral Umat (Muspasme) VIII. Kegiatan tersebut berlangsung di Gereja Katolik Yimougi Eyagitaida, Distrik Topiyai, Kabupaten Paniai.
Ketua Panitia Lokal Stasi Muspasme, Demian Degei, menyampaikan bahwa seluruh panitia bersama umat Stasi “Daidaa Eyagitaida” serta pemuda pengawal Distrik Topiyai telah melaksanakan rangkaian diskusi terakhir sebagai bagian dari persiapan Muspasme VIII.
“Seluruh panitia stasi bersama umat dan pemuda pengawal Distrik Topiyai telah melaksanakan diskusi terakhir di Gereja Katolik Dokiyaida,” ujar Demian dalam laporan yang disampaikan melalui WhatsApp kepada kontributor Nabire.Net, Minggu (siang).
Demian menjelaskan, rangkaian kegiatan diskusi ditutup dengan perayaan bakar batu yang berlangsung penuh semangat dan sukacita di halaman gereja.
“Di akhir pekan, kami panitia stasi bersama umat merayakan bakar batu. Dua ekor babi dan satu karung ayam dimasak bersama sebagai wujud kebersamaan dan rasa syukur,” katanya.
Dalam Ibadah Minggu Raya yang bertepatan dengan diskusi terakhir tersebut, turut hadir anggota DPRK Dogiyai Komisi A, Yohanes Degei, S.Ip, yang memberikan dukungan kepada panitia dengan menyumbangkan dua ekor babi, satu karung ayam, serta uang tunai sebesar Rp9.000.000.
Demian menambahkan, pihak panitia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan, termasuk pejabat asal Distrik Topiyai, 10 kepala kampung, pastor Dekenat Moni, DPRK Dogiyai, serta para penggiat dan umat yang telah berkontribusi.
“Atas nama kepanitiaan stasi, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung dan menyukseskan Muspasme VIII di Paroki Komopa, Dekenat Paniai,” tutup Demian.
[Nabire.Net]


Leave a Reply