INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Jadi Provinsi DOB Pertama Tuntaskan Pelimpahan Honorer, Langkah Cepat Pj.Gubernur Papua Tengah Patut Diapresiasi

Jadi Provinsi DOB Pertama Tuntaskan Pelimpahan Honorer, Langkah Cepat Pj.Gubernur Papua Tengah Patut Diapresiasi

(Jadi Provinsi DOB Pertama Tuntaskan Pelimpahan Honorer, Langkah Cepat Pj.Gubernur Papua Tengah Patut Diapresiasi)

Nabire – Kabar baik datang dari Provinsi Papua Tengah! Dalam sebuah langkah yang patut diapresiasi, pemerintah provinsi ini telah dengan cepat menyambut kehadiran 256 tenaga honorer K2 yang baru saja dilimpahkan oleh pemerintah provinsi Papua. Ini menandai Provinsi Papua Tengah sebagai yang pertama menerima para honorer tersebut dari tiga Daerah Otonomi Baru (DOB) yang mendapat pelimpahan.

Pemerintah provinsi Papua telah melimpahkan 256 orang tenaga honorer K2 ke pemerintah provinsi Papua Tengah. Selanjutnya mereka akan disambut dan diberikan arahan oleh Penjabat Gubernur Papua Tengah.

(Baca Juga : 256 Pegawai ASN Tenaga Honorer K2 Diterima Pemprov Papua Tengah, Pj Gubernur Ribka Haluk Akan Beri Pengarahan)

Langkah-langkah ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah Papua Tengah dibawah kepemimpinan Ribka Haluk untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi layanan publik serta memberikan kepastian status kepada tenaga honorer yang telah lama mengabdi.

Adapun ketiga DOB yang menerima pelimpahan para honorer K2 masing-masing provinsi Papua Tengah sebanyak 256 orang, provinsi Papua Pegunungan 229 orang dan provinsi Papua Selatan 260 orang.

Pengalihan ini merupakan respons atas kebijakan pemerintah pusat yang menyatakan bahwa tenaga honorer berusia di atas 35 tahun hanya dapat diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil jika bekerja di tiga provinsi baru hasil pemekaran Provinsi Papua. Ini juga menjadi akhir dari perjuangan panjang para honorer K2 yang harus memperjuangkan SK penempatan mereka sebagai CPNS di tiga DOB.

Sebelumnya para honorer K2 harus memperjuangkan SK penempatan mereka sebagai CPNS di 3 DOB. Mereka bahkan menggelar aksi demo di Jayapura sebagai bagian dari rasa kekecewaan mereka setelah dua hari 18 -19 April 2024 tidak ditemui oleh Penjabatan (Pj) Gubernur Provinsi Papua Ridwan Rumasukun ataupun Pj Sekda.

Penjabat Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk, berharap pengalaman mereka selama bertugas sebagai honorer dengan masa pengabdian yang panjang di Provinsi Papua bisa diterapkan di Provinsi Papua Tengah. Ia berharap mereka semua bisa bekerja sama dengan pegawai ASN maupun staf yang telah terlebih dahulu bertugas di sini.

“Harapan saya mereka segera beradaptasi di lingkungan kerja masing-masing. Saya percaya dengan pengalaman yang mereka miliki, mereka akan menjadi tenaga baru yang berharga bagi seluruh ASN yang ada di sini,” pungkasnya.(*)

[Nabire.Net]


Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.