Ini Penjelasan Bupati Natalis Tabuni Terkait Belum Terpenuhinya Kuota 80% OAP Pada Hasil Tes CPNS 2018 Intan Jaya

Intan Jaya – Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni mengatakan, dalam menyikapi kebijakan pemerintah menyangkut kepentingan publik, tentunya terdapat masyarakat yang menerima, dan juga sebaliknya, menurut Bupati Natalis hal tersebut adalah wajar.
Terkait hasil tes CPNS Intan Jaya, Bupati Natalis Tabuni juga mengatakan, kelulusan hasil tes CPNS formasi 2018 Intan Jaya, adalah hasil tes murni sesuai kemampuan masing masing pencari kerja.
Berikut rincian hasil tes CPNS formasi 2018, kabupaten Intan Jaya untuk kuota Orang Asli Papua sebesar 80%, sesuai keterangan pers Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni.
(Baca Juga : Inilah Hasil Integrasi Nilai SKD-SKB Tes CPNS Intan Jaya Formasi 2018)
Dari jumlah kuota sebesar 80% untuk Orang Asli Papua di wilayah Intan Jaya, hanya dapat terpenuhi sebesar 78.25%, tersisa 1.85% yang merupakan kuota kosong.
Sisa kuota kosong tersebut, terdapat pada bidang Eksakta dan bidang Kesehatan. Pada bidang Eksakta, mulai dari guru Matematika, guru Fisika, guru Kimia, dan guru Biologi, tidak ada pendaftar Orang Asli Papua.
Kemudian pada bidang Kesehatan, Dokter, Dokter Spesialis, Apoteker, dan Farmasi, juga tidak terdapat pendaftar Orang Asli Papua. Hal ini mengakibatkan target delapan puluh persen Orang Asli Papua, hanya dapat terealisasi sebesar Tujuh Puluh Delapan koma Dua Puluh Lima persen.
Sementara pada bidang sosial berijazah Sarjana maupun Sekolah Menegah Atas SMA, jumlah pendaftar dan jumlah kelulusan Orang Asli Papaua sesuai hasil tes murninya masing masing, telah memenuhi jumlah kuota yang ada, bahkan menurut bupati Natalis Tabuni, jumlah pendaftar pada bidang sosial, melebihi jumlah kuota penerimaan pada formasi yang ada.
Bupati Tabuni menghimbau agar para pencari kerja yang belum sempat lulus saat ini, untuk dapat bersabar, dan terus belajar mempersiapakn diri, agar menjadi lebih siap.
Bupati Natalis Tabuni mengatakan, Pemerintah Daerah setempat, berencana meminta tambahan formasi CPNS tahun anggaran 2019 dan 2020, melalui rapat di pusat bersama Menpan, pada tanggal 28 Agustus mendatang.
[Nabire.Net/Reyner Windesi]


Viali
Bapak dan ibu Redaksi,tolong sampaikan aspirasi saya dan 3 teman saya,kepada bapak bupati intan jaya.kami sudah mengabdi di dinas kesehatan Intan Jaya sebagai staff honorer..Sejak Tahun 2012 hingga sekarang,kami bertugas di puskesmas pada distrik yang berbeda,Mbiandoga,wandai,hitadipa,dan pogapa..kami harap bisa lebih di perhatikan dan di utamakan dalam penerimaan CPNS ..mungkin itu saja yang kami ingin sampaikan..Terima kasih Tuhan memberkati..