INFO NABIRE
Home » Blog » Ibadah Minggu Malam, 23 September 2018, Di GKI Maranatha Malompo Nabire

Ibadah Minggu Malam, 23 September 2018, Di GKI Maranatha Malompo Nabire

“Lalu datanglah TUHAN, berdiri di sana dan memanggil seperti yang sudah-sudah: “Samuel! Samuel! ” Dan Samuel menjawab: “Berbicaralah, sebab hamba-Mu ini mendengar”, (1 Samuel 3:10).

Demikian kutipan firman Tuhan yang menjadi bahan renungan dalam Ibadah Minggu Malam, 23 September 2018, di Jemaat GKI Maranatha Malompo.

Ibadah ini dipimpin pelayan firman, Pdt. D. Situru S.Th, dan bahan renungan diusung dari Kitab 1 Samuel 3:1-10 dengan nats “Samuel Terpanggil”.

Saat merenungkan firman Tuhan. Pdt. D. Situru mengatakan, mendengarkan suara Tuhan dengan benar dan setia bukanlah hal mudah, tetapi bukan juga mustahil. Samuel kecil berlatih untuk mendengarkan. Ketika ada suara memanggil namanya, ia segera meresponsnya. Ia dalam proses belajar membedakan mana suara Tuhan dan mana suara manusia.

Kita mendapati Tuhan berkali-kali memanggil Samuel. Ada inisiatif Tuhan untuk menyapa Samuel. Ketika Samuel mengetahui bahwa memang Tuhan yang sedang menyapanya, ia menyiapkan hati untuk mendengarkan dan berkata, “Berbicaralah, ya Tuhan, hamba-Mu ini mendengar.” Ketika Samuel mendengar suara Tuhan, ia mengerti kehendak Tuhan atas jalan hidupnya.

Mengapa Tuhan menciptakan dua telinga dan hanya satu mulut? Bukankah ini sebenarnya sebagai tanda bagi manusia untuk lebih banyak mendengar daripada berbicara? Mendengar bukan sekadar membuka telinga dan membiarkan ada gelombang suara masuk ke telinga. Mendengar yang sesungguhnya adalah proses memahami, mengerti, dan melakukan. Nah, apakah kita mendengarkan suara Tuhan dengan benar dan setia?

Dikatakan Pdt. D. Situru, kita menghadiri kebaktian dan mendengar pemberitaan firman, tetapi mungkin kita tidak mendengar suara Tuhan. Kita membaca Alkitab, tapi tetap juga tidak mendengar suara Tuhan. Marilah kita belajar mendengar yang benar seperti Samuel. Tuhan yang Mahabaik sudah aktif menyapa kita terlebih dahulu. Kita, umat-Nya, hendaknya menyiapkan telinga dan hati senantiasa untuk memahami, mengerti dan melaksanakan kehendak-Nya.

[Nabire.Net]


Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.