INFO NABIRE INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa Temui Pencaker Kode “R”: Ini Penjelasan Lengkap Soal Proses CPNS OAP!

Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa Temui Pencaker Kode “R”: Ini Penjelasan Lengkap Soal Proses CPNS OAP!

(Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa Temui Pencaker Kode “R”: Ini Penjelasan Lengkap Soal Proses CPNS OAP!)

Nabire, 14 Juli 2025 – Gubernur Provinsi Papua Tengah, Meki Nawipa, didampingi Wakil Gubernur, akhirnya menemui para pencari kerja (pencaker) yang tergabung dalam Tim Peduli CASN Papua Tengah di halaman Ballroom Kantor Gubernur, Bandar Udara Lama Nabire, Senin (14/7/2025).

Pertemuan ini digelar usai aksi demonstrasi para pencaker yang menuntut prioritas bagi Orang Asli Papua (OAP) dalam seleksi CPNS, P3K, hingga tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

Dalam dialog tersebut, Gubernur Meki Nawipa menyampaikan sejumlah penegasan dan arahan terkait mekanisme penerimaan CPNS dan kode “R”. Ia menegaskan bahwa keputusan akhir terkait pengangkatan ASN bukan berada di tangan Gubernur, melainkan di Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian PAN-RB.

“Yang menentukan pegawai negeri adalah BKN dan pusat. Silakan menyurati secara resmi, jangan datang dengan cara berteriak. Datang secara terhormat supaya diterima secara baik,” tegas Gubernur Nawipa.

Ia menjelaskan bahwa Pemprov Papua Tengah akan memfasilitasi audiensi antara pencaker dan DPR Papua Tengah (DPRPT). Prosedurnya, pencaker terlebih dahulu mengajukan surat resmi ke DPRPT, lalu DPR akan memanggil BKD. Setelah itu, DPR dan BKD bersama perwakilan pencaker akan menuju ke Kemenpan-RB untuk memperjuangkan aspirasi kode “R”.

“Besok segera buat surat resmi ke DPR. Setelah audiensi di ruang DPR, mereka akan menyurati BKD, dan nanti kalian ikut bersama DPR dan BKD ke pusat,” tambahnya.

Gubernur Papua Tengah juga menekankan pentingnya data akurat yang akan menjadi dasar perjuangan ke pusat. Di akhir penyampaiannya, ia meminta Koordinator CPNS, Philipus Yeimo, dan satu perwakilan pencaker lainnya untuk bertemu langsung guna memperjelas alur langkah selanjutnya.

Sebelumnya, massa aksi menyampaikan 7 poin tuntutan terkait perjuangan hak-hak pencaker OAP, termasuk permintaan agar 90% formasi tenaga kerja diisi oleh OAP, dan penegasan penerapan kode “R” dalam seluruh formasi ASN.

“Kami datang karena ini soal harga diri, integritas, dan memperjuangkan hak orang kecil agar negeri ini tidak dipermainkan oleh orang lain,” seru salah satu orator.

Berikut 7 poin pernyataan sikap yang disampaikan oleh massa aksi:

  1. Meminta Gubernur Papua Tengah melalui dinas terkait untuk memprioritaskan OAP dalam setiap perekrutan CPNS, P3K, K2, database, dan tenaga kontrak, guna mengurangi dominasi tenaga non-OAP.

  2. Menuntut penempatan kode “R” dalam perekrutan tenaga honorer/kontrak, sesuai surat edaran resmi Gubernur Papua Tengah yang menyatakan bahwa 90 persen tenaga kerja wajib OAP.

  3. Meminta Gubernur Papua Tengah mengakomodir calon ASN berkode “R” dalam penerimaan CPNS 2024, mengingat jumlah ASN OAP di provinsi ini masih sangat minim.

  4. Meminta BKPSDM dan Gubernur meninjau kembali perintah dari Kemenpan RB terkait rekrutmen CPNS 2024, khususnya menyangkut aspirasi pencaker berkode “R”.

  5. Mendesak evaluasi terhadap hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Gubernur, BKPSDM, dan DPR Papua Tengah. Dalam RDP tersebut, Ketua Pansus DPR PT menyatakan kesiapan untuk menunggu dan mengikuti jadwal tes SKB dari dinas terkait.

  6. Menegaskan bahwa satu-satunya cara menjadi tuan di tanah sendiri adalah dengan pemerintah yang peduli terhadap hak-hak anak negeri.

  7. Aksi ini dilakukan karena menyangkut harga diri, integritas, dan perjuangan hak-hak orang kecil demi kehidupan sosial yang lebih baik dan berkeadilan.

[Nabire.Net/Sitti Hawa]

Post Related

Leave a Reply

  • Yotenus murib
    26 August, 2025 12:35 at 12:35

    slm hormat dari sy.
    kepada:bpk gubernur dan
    wakil gubernur provinsi Papua tengah.

    dengan hormat kami, sebagai anak Pribumi oap dri papua tengah. sampaikan bahwa pimpinan dan dinas bkn prov bisa tengani serius kode R pada cpns thn 2024..karena kami yg suda iku umur 35 keatas ini , kesempatan bisa jdi cpns hanya dlm tahun ini, formasi berikut kami suda tdk bisa lagi maka itu, kami sangat merugikan, dan ijasa sarjana dan lain2 akan jdi pengalas tempat tidur nantinya.. sehingga mohon dan mohon mengakomodir sampe ada tempat untuk kerja, kami bersama2 membagun negeri tercinta ini bersama,
    syalom Tuhan berkati kita smua

  • MELIANUS WEDAUMA WIYAI TENOUYE
    15 July, 2025 16:03 at 16:03

    kami peserta CPNS kode R provinsi Papua Tengah masih menunggu Persetujuan oleh Gubernur Papua Tengah dan BKPSDM DAN BKN PUSAT dan Dinas Terkait Menangani Seluruh Proses Penerimaan CPNS kode R Tahun 2024-2025,

  • Orng papua
    14 July, 2025 18:23 at 18:23

    bukan pegawai negri saja yg bisa makan…..ngotot jadi PNS kl Kam bisa kerja bole….

Your email address will not be published.