INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Frans Magai: Frans Pigome Sosok Tepat Pimpin PT Freeport Indonesia

Frans Magai: Frans Pigome Sosok Tepat Pimpin PT Freeport Indonesia

Nabire, 24 Oktober 2025 – Ketua Ekonomi Kreatif Nasional Provinsi Papua Tengah, Frans U. Magai, menyampaikan dukungan penuh kepada Frans Pigome sebagai figur yang dinilai tepat untuk menduduki jabatan Presiden Direktur (Presdir) PT Freeport Indonesia.

Dalam keterangannya kepada awak media melalui sambungan telepon pada Jumat (24/10/2025), Magai meminta kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) agar memberikan kepercayaan kepada anak asli Papua untuk memimpin perusahaan tambang terbesar di Indonesia tersebut.

“PT Freeport Indonesia merupakan perusahaan yang sebagian besar sahamnya kini dikuasai oleh Indonesia. Karena itu, sudah seharusnya posisi Presiden Direktur ditentukan oleh pemerintah Indonesia dan diberikan kepada putra daerah Papua yang memahami masyarakat dan wilayahnya,” ujar Frans Magai.

Ia menegaskan, sejak Freeport beroperasi di Indonesia tahun 1967 hingga kini, belum pernah ada anak asli Papua yang dipercaya menduduki jabatan tertinggi di perusahaan tersebut.

Menurutnya, Frans Pigome, merupakan sosok yang memiliki rekam jejak dan pengalaman mumpuni. Ia diketahui telah bekerja di PT Freeport Pusat di Amerika Serikat selama 10 tahun, menempati berbagai posisi penting, serta dikenal memahami sistem dan operasional perusahaan secara mendalam.

“Frans Pigome memahami wilayah, budaya, dan adat istiadat masyarakat Papua. Ia juga mengerti bagaimana menumbuhkan ekonomi lokal berbasis kearifan lokal. Dengan kepemimpinan seperti itu, kami yakin ekonomi masyarakat Papua bisa berkembang sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045,” jelas Frans Magai.

Lebih lanjut, Magai menyoroti ketimpangan ekonomi yang masih dialami masyarakat Papua, terutama di sekitar area tambang. Ia menilai, selama ini masyarakat lokal belum banyak mendapat kesempatan menjadi pemasok (supplier) atau mitra kerja dalam sistem bisnis Freeport.

“Banyak supplier di PT Freeport berasal dari luar Papua dan tidak memiliki kantor di wilayah Timika. Anak-anak asli Papua belum banyak diberdayakan. Karena itu, kami meminta agar pemerintah dan pihak pemegang saham di Amerika memberi kepercayaan kepada Frans Pigome memimpin Freeport Indonesia,” tegasnya.

Ia juga mengaitkan dukungan tersebut dengan semangat Otonomi Khusus Papua sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001, yang menegaskan perlunya afirmasi dan pemberdayaan bagi orang asli Papua di berbagai sektor strategis, termasuk pertambangan.

“Anak-anak Papua layak mendapatkan posisi yang setara dan bermartabat. Sudah saatnya afirmasi nyata diberikan dalam bidang pertambangan. Kami percaya, di tangan anak Papua seperti Frans Pigome, Freeport dapat tumbuh dengan memperhatikan budaya, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat lokal,” pungkas Magai

[Nabire.Net/Musa Boma]

Post Related

Leave a Reply

  • Topi Miring
    25 October, 2025 07:34 at 07:34

    sangat mendukung jika
    putra daerah jadi pemimpin .
    tapi akan ada pro dan kontra . lambat Laun akan di kuasai jg oleh orang orang asli Papua . masalah baru akan timbul untuk org org di luar Papua yg ikut bermitra di PT Freeport.

Your email address will not be published.