INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Dukung Program Nasional, Yonif 754/ENK Panen Padi Seluas 2 Hektare di Timika

Dukung Program Nasional, Yonif 754/ENK Panen Padi Seluas 2 Hektare di Timika

Mimika, 21 Januari 2026 – Sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan nasional, Batalyon Infanteri (Yonif) 754/ENK melaksanakan panen padi sawah jenis Inpari 30 di lahan seluas dua hektare, Rabu (21/1/2026).

Panen ini merupakan panen kedua yang dilakukan Yonif 754/ENK, setelah sebelumnya melaksanakan panen perdana pada pertengahan tahun 2025 lalu.

Komandan Yonif 754/ENK, Mayor Inf. Indra Lutfhi Wibisono, mengatakan program penanaman padi sawah telah dimulai sejak tahun 2025 dan pada panen sebelumnya menghasilkan sekitar 1,2 ton gabah.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata komitmen Yonif 754/ENK dalam mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah.

“Kami terus berupaya berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mendorong peningkatan hasil pertanian yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Mayor Indra.

Pada kesempatan itu, Komandan Yonif 754/ENK juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan panen, serta berharap hasil panen ini menjadi bukti komitmen bersama dalam mendukung swasembada pangan di Timika.

Sementara itu, Kepala Seksi Produksi Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Mimika, Amos Dogomo, mengapresiasi inisiatif Yonif 754/ENK dalam pengembangan padi sawah.

Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi contoh bagi pemerintah daerah maupun masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

“Kami sangat mendukung dan akan melaporkan kegiatan ini kepada pimpinan. Semoga ke depan kita bisa terus berkolaborasi demi kepentingan masyarakat,” katanya.

Di sisi lain, Ketua Pemuda Tani Provinsi Papua Tengah, Elinus B. Mom, menilai pengembangan padi sawah ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program Asta Cita pemerintah.

Ia berharap ke depan program swasembada pangan dapat melibatkan lebih banyak generasi muda di Kabupaten Mimika, sehingga dapat melahirkan petani-petani yang kreatif dan mandiri.

[Nabire.Net/Yosef Doo]

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.