DLHKP Papua Tengah Ajak Jaga Lingkungan Lewat Program Pembagian Bibit Gratis
Nabire, 28 Januari 2026 – Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Pertanahan (DLHKP) Provinsi Papua Tengah terus mendorong kesadaran pelestarian lingkungan melalui program pembagian bibit tanaman gratis kepada berbagai pihak, baik instansi, komunitas, gereja, sekolah, maupun masyarakat umum.
Sebagai bagian dari program tersebut, DLHKP Papua Tengah telah menyerahkan 355 bibit tanaman pohon kepada Komando Resor Militer (Korem) 173/PVB pada Senin, 26 Januari 2026, untuk mendukung kegiatan penghijauan di lingkungan kantor Korem.
Kepala Seksi Pertanian Sosial Bidang Pengelolaan DAS dan Pemberdayaan Sosial (PS) DLHKP Papua Tengah, Afia Pitorsina Wiamuri, S.Hut., mengatakan bahwa pembagian bibit gratis merupakan bagian dari program rehabilitasi lingkungan yang telah berjalan sejak tahun 2023.
“Program pembagian bibit gratis ini sudah berjalan sejak 2023. Pihak Korem 173/PVB menyurat secara resmi kepada kami untuk permintaan bibit yang akan digunakan dalam kegiatan penghijauan di sekitar kantor mereka,” ujar Afia saat ditemui awak media di halaman Kantor DLHKP Provinsi Papua Tengah, Rabu (28/1/2026).
Ia menjelaskan, bibit yang diserahkan kepada Korem 173/PVB terdiri dari 205 bibit matoa, 100 bibit tabebuya, dan 50 bibit ketapang kencana. Selain Korem, sejumlah pihak lain juga aktif memanfaatkan program ini, di antaranya sekolah-sekolah, komunitas lingkungan, serta gereja.
“Salah satu komunitas yang rutin mengambil bibit gratis adalah Papua Peduli Sampah. Kami juga sering membagikan bibit gratis pada momen tertentu, seperti Hari Menanam Pohon, Hari Lingkungan Hidup, serta kegiatan penanaman pohon di bandara dan pembagian bibit di persimpangan jalan,” jelasnya.
Menurut Afia, jenis bibit yang tersedia di persemaian DLHKP Papua Tengah cukup beragam, meliputi tanaman kehutanan seperti merbau, mahoni, trembesi, tabebuya, serta tanaman hias seperti pucuk merah, bunga soka, dan palem.
Program pembagian bibit gratis ini terbuka bagi masyarakat umum, dengan ketentuan mengajukan permohonan secara resmi melalui surat. Bahkan, bibit dari DLHKP Papua Tengah telah dimanfaatkan hingga ke luar wilayah Nabire, seperti Kabupaten Biak dan Kabupaten Dogiyai.
“Kami berharap bibit yang diambil dapat dirawat dan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menghijaukan Provinsi Papua Tengah,” harap Afia.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan dan lingkungan dengan menanam pohon serta menghindari penebangan hutan secara sembarangan.
“Jangan menebang hutan, tetapi mari menanam demi masa depan Papua Tengah yang lebih hijau,” tutupnya.
[Nabire.Net/Musa Boma]








Leave a Reply