INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Debat Pilkada Paniai: Paslon Nason Uti dan Jhon Deki Yogi Tekankan Visi Paniai yang Beriman dan Sejahtera

Debat Pilkada Paniai: Paslon Nason Uti dan Jhon Deki Yogi Tekankan Visi Paniai yang Beriman dan Sejahtera

(Debat Pilkada Paniai: Paslon Nason Uti dan Jhon Deki Yogi Tekankan Visi Paniai yang Beriman dan Sejahtera)

Nabire, 25 Oktober 2024  –  Pada debat publik pertama Pilkada Kabupaten Paniai 2024 yang digelar di Aula GKII Bethesda Nabire, pasangan calon nomor urut 3, Nason Uti sebagai calon Bupati dan Jhon Deki Yogi sebagai calon Wakil Bupati, menyampaikan visi dan misi mereka dalam waktu tiga menit. Debat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai rencana pembangunan yang diusung masing-masing pasangan calon.

Visi dan Misi Palson Nomor Urut 3

Nason Uti memaparkan visi utama mereka yaitu Mewujudkan Paniai yang beriman, aman, damai, dan sejahtera”. Dalam visi tersebut, Uti dan Yogi menjelaskan bahwa keberhasilan pembangunan Paniai perlu didasari oleh nilai-nilai keimanan dan kedamaian yang kokoh.

Misi mereka mencakup beberapa poin utama, di antaranya:

  1. Menciptakan Paniai yang Harmonis dan Toleran

Membangun keharmonisan antarwarga dengan menghadirkan berkat Tuhan melalui hubungan yang toleran dan penuh kedamaian.

  1. Mewujudkan Keamanan dan Kedamaian di Paniai

Menjaga Paniai tetap aman dan bebas dari konflik sosial, sehingga masyarakat dapat hidup dalam suasana damai.

  1. Mengembangkan SDM yang Andal dan Produktif

Meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar lebih produktif dan mampu bersaing di era modern.

  1. Membangun Konektivitas Antar Distrik

Menyediakan infrastruktur yang menghubungkan setiap distrik sehingga memudahkan mobilitas dan aksesibilitas warga.

  • Menciptakan Kabupaten Paniai yang Sejahtera

Mendorong kesejahteraan melalui pembangunan ekonomi dan pelayanan yang adil bagi seluruh masyarakat.

Pendalaman Visi dan Misi

Pada sesi tanya jawab, panelis mengajukan pertanyaan terkait visi pasangan nomor urut 3 untuk menciptakan Paniai yang beriman. Mereka diminta menjelaskan strategi konkret dalam meningkatkan kualitas keimanan dan moralitas masyarakat, terutama dalam mengatasi iri hati, kekerasan, dan konflik sosial. Panelis juga menanyakan bagaimana peran gereja dalam upaya ini.

Menjawab pertanyaan tersebut, Nason Uti menyampaikan beberapa langkah strategis:

  1. Pemisahan Kota Enaro dan Kota Madii

Menurut Uti, Kota Enaro akan dijadikan sebagai “Kota Injil” yang berfokus pada pembinaan moral dan keagamaan, sementara Kota Madii akan menjadi pusat pemerintahan daerah. **”Dengan memisahkan peran kedua kota ini, kami berharap dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi masyarakat untuk mendalami nilai-nilai keimanan,” jelas Uti.

  1. Kerja Sama dengan Tokoh Agama dan Tokoh Adat

Uti juga berkomitmen melibatkan tokoh agama dan tokoh adat, serta mendirikan perguruan tinggi teologi dan antropologi di wilayah tersebut. “Kami ingin bekerja sama dengan berbagai elemen masyarakat untuk melakukan kajian mendalam dalam mewujudkan Paniai yang beriman sesuai kehidupan budaya di tiap wilayah,” tambah Uti.

  1. Pembersihan dan Penataan Kota Enaro

Menurut calon Wakil Bupati Jhon Deki Yogi, rencana untuk menjadikan Kota Enaro sebagai Kota Injil akan didukung dengan pembersihan kota. **“Kami akan membersihkan seluruh sampah di Enarotali dan memastikan Kota Enaro menjadi simbol spiritualitas dan ketenangan bagi masyarakat,”  jelas Yogi.

Melalui pemaparan ini, pasangan nomor urut 3 berharap dapat menginspirasi masyarakat untuk memilih pemimpin yang berfokus pada pembangunan berbasis nilai-nilai agama dan kedamaian, dengan komitmen untuk mewujudkan Paniai yang beriman, aman, dan sejahtera.

[Nabire.Net/Musa Boma]



Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.