David Butu: Yudisium STT Yusuf Makai Hasil Perjuangan Panjang Civitas Akademika
Nabire, 30 Januari 2026 – Sekolah Tinggi Teologi (STT) Yusuf Makai Nabire menggelar yudisium Sarjana Strata Satu (S1) Program Studi Teologi Kependetaan dan Pendidikan Agama Kristen (PAK). Yudisium ini menandai capaian penting institusi setelah melalui proses panjang perjuangan akademik dan pengakuan negara.
Wakil Ketua I Bidang Akademik STT Yusuf Makai Nabire, Ev. David Butu, M.Th, mengatakan yudisium tersebut merupakan buah dari kerja keras seluruh civitas akademika yang selama bertahun-tahun berjuang menjaga keberlangsungan pendidikan teologi di Papua Tengah.
“Selama tiga angkatan, mahasiswa STT Yusuf Makai belum terakreditasi sehingga harus diwisudakan di perguruan tinggi lain untuk mendapatkan pengakuan negara. Hari ini kami bersyukur, karena semua proses itu bisa kami lalui dengan penuh kerja keras dan pengorbanan,” ujar David Butu dalam sambutannya, Kamis (29/01).
Ia menjelaskan, khusus pada Program Studi Pendidikan Agama Kristen dan Teologi Kependetaan, seluruh proses akademik dijalankan tanpa adanya pihak tertentu yang menanggung secara khusus. Menurutnya, komitmen lembaga dan dukungan berbagai pihak menjadi kunci utama keberlanjutan pendidikan di STT Yusuf Makai.
“Semua kami jalankan murni dari komitmen lembaga. Tujuannya satu, agar lulusan kami memperoleh pengakuan sebagai tenaga yang memiliki jasa negara,” jelasnya.
Meski sebagian proses akademik sempat dilaksanakan di perguruan tinggi lain, David menegaskan kualitas pendidikan tetap menjadi prioritas utama STT Yusuf Makai Nabire.
“Kami tetap berjuang menjaga mutu pendidikan, meskipun dalam kondisi keterbatasan,” tegasnya.
Lebih lanjut, David mengungkapkan para lulusan STT Yusuf Makai Nabire berasal dari berbagai latar belakang pengabdian, termasuk tenaga pendidik dan aparatur pemerintahan di tingkat distrik.
“Ada lulusan yang menjabat sebagai kepala distrik dan ada pula yang berasal dari dunia pendidikan. Ini membuktikan bahwa STT Yusuf Makai Nabire ikut menyiapkan sumber daya manusia yang melayani masyarakat,” tambahnya.
Ia berharap yudisium ini menjadi motivasi bagi STT Yusuf Makai Nabire untuk terus meningkatkan mutu akademik dan memperkuat peran lembaga dalam menyiapkan pemimpin yang berintegritas dan beriman bagi Papua Tengah.
[Nabire.Net/Marten Dogomo]


Leave a Reply