Data Bansos di Nabire Dinilai Tak Akurat, Orang Meninggal & Mampu Ikut Dapat, Warga Miskin Malah Terabaikan! Tokoh Partai Hanura Angkat Suara

Nabire, 4 Juli 2025 – Tokoh Partai Hanura Nabire, Aleks Kamiroki, melontarkan kritik tajam terhadap sistem pendataan dan penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Nabire. Ia menyebut bahwa data penerima bansos saat ini tidak akurat dan tidak tepat sasaran, bahkan menimbulkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat.
“Bayangkan saja, ada orang yang sudah meninggal masih bisa dapat bantuan. Ada juga yang ekonominya mampu tapi tetap terdaftar sebagai penerima. Sementara warga miskin yang seharusnya mendapat hak, justru tidak kebagian,” ungkap Aleks dengan nada kecewa.
Menurutnya, akar persoalan terletak pada pendataan awal yang dilakukan oleh petugas di tingkat RT, RW, dan Kelurahan yang dinilai asal-asalan dan tidak serius. Data yang tidak valid ini kemudian dikirim ke Dinas Sosial kabupaten hingga ke provinsi, mengakibatkan kesalahan berantai dalam penyaluran bantuan.
Aleks mengusulkan agar dilakukan pendataan ulang total dengan melibatkan unsur masyarakat seperti ketua RT, RW, lurah, gereja, serta didampingi tim khusus dari Kementerian Sosial melalui Dinas Sosial kabupaten dan provinsi.
“Setelah pendataan dilakukan dengan benar, nama-nama penerima bantuan harus dipublikasikan di setiap kantor kelurahan agar masyarakat bisa ikut mengontrol. Setelah masa sanggah dan perbaikan selesai, baru data itu dinaikkan ke Dinas Sosial,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa wilayah kampung tidak perlu dimasukkan sebagai penerima bansos, karena mereka sudah memiliki anggaran tersendiri melalui dana kampung.
Pernyataan Aleks Kamiroki ini membuka mata banyak pihak akan pentingnya keadilan dan transparansi dalam penyaluran bantuan sosial, terutama di daerah-daerah yang masih rawan ketimpangan data dan pengawasan.
[Nabire.Net]


Leave a Reply