Bupati Nabire Bentuk Tim Khusus untuk Atasi Masalah Stunting, Kemiskinan dan Pengendalian Inflasi

Nabire, 19 September 2024 – Bupati Nabire, Mesak Magai, menyoroti 3 isu strategis yang menjadi fokus utama untuk diatasi. Ketiga isu tersebut adalah penurunan stunting, penanggulangan kemiskinan, dan pengendalian inflasi.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Nabire dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Bupati Nabire, Ismail Djamaluddin, pada acara pelantikan Tim Percepatan Penurunan Stunting, Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Tim dan Panitia Pengendali Inflasi Daerah kabupaten Nabire, bertempat di Aula PUPR Nabire, Kamis (19/09).
Penurunan Stunting
Stunting menjadi perhatian utama karena dampaknya yang luas, bukan hanya pada kesehatan, tetapi juga pada pendidikan dan ekonomi. “Stunting bukan hanya masalah kekurangan gizi, tetapi juga menyangkut kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Dampak jangka panjang dari stunting dapat menghambat perkembangan generasi muda kita, sehingga akan berdampak pada masa depan Kabupaten Nabire,” ujar Wakil Bupati Nabire.
Untuk itu, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) akan berperan penting dalam memastikan langkah-langkah strategis seperti peningkatan gizi ibu hamil dan balita, edukasi kesehatan, serta peningkatan akses pelayanan kesehatan dapat berjalan dengan optimal.
Penanggulangan Kemiskinan
Kemiskinan merupakan tantangan besar bagi pembangunan di Kabupaten Nabire. Oleh karena itu, Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah akan menjadi garda terdepan dalam merumuskan kebijakan dan program-program yang efektif untuk menurunkan angka kemiskinan.
“Kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor swasta, serta masyarakat sangat diperlukan agar program-program tersebut tepat sasaran dan berkelanjutan,” tegasnya. Dengan adanya sinergi yang kuat, diharapkan angka kemiskinan di Nabire dapat terus ditekan.
Pengendalian Inflasi
Dalam bidang perekonomian, inflasi yang tidak terkendali dapat mempengaruhi daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi daerah. Oleh karena itu, peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) sangat krusial. Tim ini akan memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil, terutama dalam situasi ketidakpastian seperti saat ini.
“Langkah-langkah pengendalian harus dilakukan secara terintegrasi dengan melibatkan berbagai pihak, baik dari sisi produksi, distribusi, hingga kebijakan harga,” jelas Wakil Bupati.
Pembentukan Tim Penggerak
Pembentukan ketiga tim penggerak ini adalah langkah konkret yang diambil untuk menjawab berbagai tantangan yang ada. Tim ini akan bekerja keras untuk mengimplementasikan strategi-strategi yang telah ditetapkan, termasuk peningkatan gizi dan penanggulangan masalah perekonomian.
“Kita bersama-sama berkomitmen untuk memerangi berbagai persoalan di kabupaten yang kita cintai ini,” tambahnya.
Komitmen Kepala Daerah
Bupati Nabire yang diwakili oleh Wakil Bupati, juga menyatakan dukungannya terhadap program-program ini dan optimis bahwa dengan sinergi dan komitmen yang kuat dari semua pihak, Kabupaten Nabire dapat menjadi contoh dalam penanganan stunting, penanggulangan kemiskinan, serta pengendalian inflasi secara signifikan.
“Mari kita pastikan bahwa program-program yang dijalankan benar-benar tepat sasaran, menyentuh kelompok yang paling rentan terhadap tiga tantangan ini,” pungkasnya.
Dengan adanya perhatian dan penanganan yang serius dari pemerintah daerah, diharapkan Kabupaten Nabire dapat mencapai pembangunan yang lebih baik dan sejahtera bagi seluruh warganya.
[Nabire.Net/Sitti Hawa]







Leave a Reply