INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Bupati Deiyai Melkianus Mote Fokus Bangun SDM Kesehatan, Puskesmas dan Posyandu Jadi Prioritas 2026

Bupati Deiyai Melkianus Mote Fokus Bangun SDM Kesehatan, Puskesmas dan Posyandu Jadi Prioritas 2026

Deiyai, 9 Januari 2025 – Bupati Deiyai, Melkianus Mote, menaruh harapan besar pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) di bidang kesehatan. Komitmen tersebut terus ia sampaikan sejak awal dilantik sebagai Bupati Deiyai.

Menurut Melkianus Mote, sektor kesehatan menjadi salah satu fokus utama pemerintahannya selain pendidikan dan ekonomi kerakyatan yang berpihak kepada daba (miskin), dobiyo (yatim piatu), serta miyaa (janda dan duda).

“Selain pendidikan dan ekonomi kerakyatan berbasis daba, dobiyo dan miyaa, kesehatan ini menjadi fokus utama kita,” ujar Bupati Melkianus Mote dalam berbagai kesempatan di Kabupaten Deiyai.

Keseriusan Bupati Melkianus Mote dalam membenahi sektor kesehatan mulai ditunjukkan sejak awal tahun 2026. Dalam apel perdana bersama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 4 Januari 2026, ia secara tegas memerintahkan Dinas Kesehatan untuk lebih fokus pada pelayanan langsung di lapangan.

“Di kantor mau bikin apa? Saya minta selain Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan harus lebih banyak waktu di lapangan,” tegasnya.

Bupati Mote meminta seluruh kekuatan Dinas Kesehatan dikerahkan untuk mendukung 10 Puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Deiyai. Ia menekankan pentingnya menghidupkan kembali pelayanan Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat.

“Puskesmas-puskesmas yang ada ini harus kita hidupkan. Kita juga akan dorong akreditasi, terutama Puskesmas di wilayah Danau Tigi, dimulai dari Puskesmas Waghete,” jelasnya.

Menurutnya, pelayanan kesehatan di Puskesmas sangat penting karena masyarakat lebih banyak berada di wilayah kampung dan distrik. Selain Puskesmas, Bupati Melkianus Mote juga menaruh perhatian besar pada keberadaan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di kampung-kampung.

“Posyandu harus dihidupkan karena pelayanan ini bersentuhan langsung dengan ibu dan anak-anak. Ini sangat penting,” tambah politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut.

Lebih lanjut, Bupati Deiyai menegaskan bahwa keberadaan Posyandu harus sejalan dengan PAUD dan Sekolah Minggu di setiap kampung. Menurutnya, kesehatan dan pendidikan anak harus berjalan beriringan sejak usia dini.

“Anak harus sehat melalui Posyandu, anak juga harus pintar melalui PAUD atau Sekolah Minggu. Ini dasar dan harus kita kerjakan bersama,” ujarnya.

Dengan fondasi kesehatan dan pendidikan yang kuat, Bupati Melkianus Mote optimistis generasi muda Deiyai ke depan mampu bersaing dengan daerah lain. Ia menegaskan, Kabupaten Deiyai tidak akan kekurangan sumber daya intelektual yang andal di atas Tanah Papua.

[Nabire.Net/P.K]

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.