INFO NABIRE INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » BMKG: Waspadai Hujan Lebat di Papua Tengah 19–25 Januari 2026, Sejumlah Wilayah Berpotensi Terdampak

BMKG: Waspadai Hujan Lebat di Papua Tengah 19–25 Januari 2026, Sejumlah Wilayah Berpotensi Terdampak

Nabire, 19 Januari 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Nabire mengeluarkan prospek cuaca sepekan untuk wilayah Provinsi Papua Tengah yang berlaku pada 19 hingga 25 Januari 2026. Dalam periode tersebut, masyarakat diimbau mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah kabupaten.

BMKG menjelaskan, dinamika atmosfer sepekan ke depan dipengaruhi oleh kondisi anomali suhu muka laut di Samudera Pasifik yang berada pada fase netral, dengan indeks ENSO di Nino 3.4 tercatat -0,90. Kondisi ini mendukung peningkatan aktivitas konvektif di sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Papua Tengah.

Selain itu, aktifnya pertemuan angin atau konvergensi di wilayah Papua bagian tengah serta nilai Southern Oscillation Index (SOI) sebesar +9,1 turut berkontribusi terhadap meningkatnya potensi pembentukan awan hujan lokal.

Pada periode 19–20 Januari 2026, cuaca di Papua Tengah umumnya didominasi kondisi berawan hingga hujan ringan. Namun, BMKG mengingatkan adanya potensi hujan sedang hingga lebat di Kabupaten Intan Jaya, Nabire, dan Puncak.

Memasuki 21–22 Januari 2026, kondisi cuaca masih serupa, dengan kewaspadaan hujan sedang hingga lebat yang berpotensi terjadi di Kabupaten Intan Jaya, Mimika, Puncak, Puncak Jaya, Deiyai, dan Dogiyai.

Sementara pada 23–25 Januari 2026, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diperkirakan terjadi secara merata, dengan potensi hujan lebat difokuskan di Kabupaten Puncak dan Puncak Jaya.

Dari sisi kelautan, BMKG memprakirakan tinggi gelombang di perairan Papua Tengah berada pada kisaran 0,50–1,25 meter hingga 1,25–2,50 meter, terutama di Teluk Cenderawasih, Perairan Kokonao, dan Perairan Timika. Meski tidak diprediksi gelombang ekstrem, masyarakat pesisir dan pelaku pelayaran tetap diminta waspada.

BMKG mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor, terutama bagi warga yang bermukim di daerah rawan. Informasi cuaca terkini dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG dan media sosial @stametnabire.

[Nabire.Net]

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.