INFO NABIRE
Home » Blog » BMKG Nabire Imbau Warga Waspada, Kecepatan Angin Capai 25 Knot

BMKG Nabire Imbau Warga Waspada, Kecepatan Angin Capai 25 Knot

Nabire, 21 Januari 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Nabire mengeluarkan imbauan kepada seluruh masyarakat di wilayah Nabire agar tetap waspada saat beraktivitas, menyusul meningkatnya kecepatan angin di wilayah tersebut.

BMKG Nabire mencatat, kecepatan angin maksimum saat ini mencapai 25 knot atau sekitar 46,3 kilometer per jam.

Kondisi ini dinilai berpotensi meningkat dalam beberapa waktu ke depan, sehingga masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

“Kecepatan angin maksimum tercatat 25 knot dan masih berpotensi mengalami peningkatan,” demikian disampaikan BMKG Nabire dalam keterangan resminya Rabu, 21 Januari 2026 malam.

Sementara itu, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini cuaca yang berpotensi terjadi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pkl. 19:35 WIT di Nabire, Yaur, Uwapa, Wanggar, Teluk Umar, Teluk Kimi, Yaro, Nabire Barat, Menou, dan sekitarnya.

Kondisi tersebut dapat meluas ke wilayah Napan, Siriwo, Makimi, Dipa, dan sekitarnya dan diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul. 22.00 WIT

Kepada masyarakat dan instansi terkait,  BMKG mengingatkan agar waspada terhadap potensi terjadinya bencana hidrometeorologis (dampak cuaca esktrem) seperti hujan lebat hingga sangat lebat dalam skala lokal, serta angin kencang yang dapat mengakibatkan dampak seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta dampak kerusakan lainnya;

Khusus untuk daerah (Prov, Kab/Kota, Kec) dengan topografi curam/bergunung atau rawan longsor agar tetap waspada khususnya pada kejadian hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang terjadi selama beberapa hari berturut-turut.

Pada daerah dataran rendah dan dekat aliran sungai/kali, untuk mewaspadai potensi genangan/banjir.

Selain itu, waspada dengan adanya pohon, reklame, atau benda lain yang bisa roboh saat terjadi angin kencang;

Sementara kepada BPBD, Balai (Besar) Wilayah Sungai (BWS) dan KORLANTAS (Kepolisian setempat), agar menghindarkan masyarakat dan arus lalu lintas dari zona rawan longsor, banjir dan banjir bandang, selama periode Peringatan Dini. Cuaca dari BMKG;

Masyarakat yang meninggalkan rumah akibat potensi cuaca ekstrim dapat kembali kerumah 1-2 jam setelah peringatan dini berakhir

BMKG mengingatkan warga agar berhati-hati terhadap kemungkinan dampak yang ditimbulkan, seperti pohon tumbang, gangguan pada aktivitas pelayaran, serta risiko keselamatan bagi pengguna jalan.

BMKG Nabire memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan secara berkala mengupdate informasi terbaru kepada masyarakat.

Warga diimbau untuk selalu memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG, seperti situs web www.bmkg.go.id, media sosial @infobmkg , aplikasi infoBMKG atau Call Center BMKG 196

[Nabire.Net/Musa Boma]

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.