Kejuaraan Balap Sepeda Tour de Ambon Manise (TDAM), telah berakhir. Ajang olahraga bersepeda itu berlangsung selama 3 hari. Sejak tanggal 17 hingga 19 November 2018. Sebanyak 431 peserta berhasil menempuh jarak 236 Km, mengunjungi sejumlah tempat wisata di Pulau Ambon dan Pulau Seram, Provinsi Maluku.
Sejak dilepas Gubernur Maluku Said Assagaff, tanggal 17 November lalu, 431 peserta mampu finis dengan selamat di tempat yang sama yakni di The Natsepa Hotel, Pulau Ambon, Senin (19/11/2018), pukul 20.15 WIT.
Ratusan pesepeda yang berasal dari berbagai daerah di tanah air, bahkan mancanegara (Swiss, Denmark, Norwegia dan Amerika Serikat) ini, tampak ceria. Umumnya, mereka kagum dengan suasana alam pada setiap lintasan yang dilalui.
Tour de Ambon Manise (TDAM), terselenggara atas kerjasama Polda Maluku, Kodam XVI/Pattimura dan Pemerintah Daerah Provinsi Maluku. Kegiatan tersebut dihelat untuk mengeksplore pariwisata di Maluku. Sekaligus menjalankan misi cooling system sebagai penyejuk dan penyeimbang dalam menghadapi Pemilu 2019 mendatang.
Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah (Jateng), yang merupakan satu dari ratusan peserta TDAM, memuji keindahan Pulau Ambon. Dia juga mengaku, impiannya untuk menyantap ikan bakar, yang merupakan kuliner khas Maluku pada umumnya ini, juga telah terbayarkan.
Tour de Ambon Manise ini juga diikuti oleh warga Nabire Cahyo Yao T Liem. Cahyo yang juga pemilik Toko Olahraga Victory Sport Nabire, bahkan tampil sebagai juara 2 di kelas Pria/Men. Hasil tersebut tentu membanggakan bagi Cahyo (sapaannya) secara pribadi, maupun kabupaten Nabire.
sepeda.me
Matap, semoga persepedaaan di Ambon semakin jaya terus..
Djoelian Tagi
Luar biasa