Anev Kamtibmas Papua Tengah: Crime Clearance Naik, Gangguan KKB dan Laka Lantas Jadi Sorotan
Nabire, 26 Januari 2026 – Analisis dan Evaluasi (Anev) Kamtibmas Triwulan IV Tahun 2025 Polda Papua Tengah mencatat situasi keamanan dan ketertiban masyarakat secara umum masih terkendali, meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari gangguan kelompok kriminal bersenjata (KKB) hingga meningkatnya kecelakaan lalu lintas.
Berdasarkan data Anev, Crime Total (CT) pada Triwulan IV 2025 mengalami kenaikan 26 kasus atau 3,67 persen, dari 709 kasus menjadi 735 kasus. Namun demikian, Crime Clearance (CC) justru meningkat signifikan sebesar 32,08 persen atau naik 17 kasus, dari 36 kasus menjadi 53 kasus.
Jenis kejahatan yang mendominasi masih kejahatan konvensional, seperti pencurian kendaraan bermotor (curanmor), kecelakaan lalu lintas, penganiayaan, pencurian biasa, dan pengeroyokan. Wilayah dengan jumlah kasus terbanyak tercatat di Polres Mimika sebanyak 369 kasus, disusul Polres Nabire dengan 306 kasus. Tingkat penyelesaian perkara secara keseluruhan berada di angka 6,73 persen.
Pada sektor lalu lintas, tercatat 135 kejadian kecelakaan selama Triwulan IV 2025, meningkat 9,76 persen dibanding Triwulan III. Jumlah korban meninggal dunia mencapai 20 orang, dengan kerugian materiil sebesar Rp498,4 juta.
Sementara itu, sepanjang tahun 2025 terjadi 74 gangguan keamanan oleh kelompok KKB yang mengakibatkan 49 orang meninggal dunia dan 42 orang luka-luka dari unsur TNI, Polri, masyarakat, dan pihak KKB.
Menghadapi kondisi tersebut, Polda Papua Tengah bersama TNI dan pemangku kepentingan terkait terus mengedepankan penegakan hukum yang terukur dan humanis, disertai pendekatan komunikasi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Keberhasilan tugas Polri tidak diukur dari banyaknya kegiatan, tetapi dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat,” tegas Wakapolda Papua Tengah.
[Nabire.Net/Musa Boma]


Leave a Reply