Perayaan HUT ke-62 Gereja GKII di Nabire Dipusatkan di GKII Bukit Sion Portanigra

(Perayaan HUT ke-62 Gereja GKII di Nabire Dipusatkan di GKII Bukit Sion Portanigra)

Nabire, Sabtu (06/04/2024), bertempat di Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Daerah Nabire, telah dilaksanakan Ibadah Perayaan HUT GKII ke-62, dipusatkan di Gereja GKII Jemaat Bukit Sion Portanigra, Nabire, Papua Tengah.

Hadir dalam perayaan ini seluruh Gembala Sidang dari 33 Jemaat GKII di Nabire, Ketua Wilayah 3 Kingmi Papua, perwakilan Bupati Nabire, serta para Hamba Tuhan.

Tema yang diusung dalam perayaan HUT ke-62 ini yaitu “Injil adalah Kekuatan Allah yang Menyelamatkan Orang Papua”.

Perayaan ini diisi dengan ibadah diawali sambutan dari Ketua Panitia, Pdt. Antharikus Kalolik, S.Th, yang mengucap syukur dan berterima kasih kepada Tuhan yang telah menyertai sehingga acara ini bisa terlaksana dengan baik.

“Kami juga haturkan ungkapan terima kasih kepada Bapak Bupati Kabupaten Nabire yang telah membantu Panitia dengan dana sebesar 200 juta rupiah. Kami juga berterima kasih kepada Badan Pengurus Jemaat GKII Bukit Sion Portanigra yang tidak saja mengizinkan kami menggunakan seluruh fasilitas gereja, tetapi juga telah menyumbang 1 ekor babi dan tanggungan jemaat sebesar Rp. 2.200.000,-“, kata Pdt. Antharikus Kalolik.

Selain itu, Ketua Panitia juga mengucapkan terima kasih kepada BPJ GKII Anugerah Legari, GKII Betel Kimi, GKII Bethesda, GKII Metanoia, GKII Agape SP3 Topo, GKII Getsemani SP3, GKII Laodikia Jayanti, GKII Alfa Omega, GKII Yudea Topo, Pos PI Tabernakel, GKII Harapan Bertunas, GKII Laodikia Samabusa, GKII Anugerah Wadio, GKII Kalvari Karadiri 2, GKII Lembah Pujian, GKII Diaspora, GKII Parousia Topo, GKII Rehobot SPB Wanggar, yang telah memberikan bantuan berdasarkan tanggungan yang diberikan oleh Panitia, sehingga secara keseluruhan dana yang dikelola oleh Panitia adalah sebesar Rp. 215.050.000 (dua ratus lima belas juta lima puluh ribu rupiah).

“Dana yang diperoleh tidak saja dipergunakan untuk konsumsi dan segala yang dibutuhkan untuk perayaan ini, tetapi kami mengalokasikannya juga untuk persembahan kasih kepada 33 Gembala Sidang Gereja dan Pos PI yang berada di bawah naungan GKII Daerah Nabire serta 2 orang tetua gereja yang walaupun jumlahnya tidak seberapa, namun diberikan sebagai penghargaan dan juga untuk menyemangati para gembala sidang untuk lebih giat lagi dalam melaksaksanakan tanggung jawab misi sebagaimana yang kita peringati hari ini,” ungkapnya.

“Kepada para hamba Tuhan lainnya tidak pelu berkecil hati, Panitia bekerjasama dengan Badan Pengurus Daerah Nabire juga akan memberikan sedikit dana penyemangat yang akan diatur dan diserahkan oleh Badan Pengurus Daerah Nabire saat pertemuan ibadah bulanan tanggal 12 April di Jemaat Anugerah Lagari. Selain itu, kami panitia juga menyisihkan sepersepuluh dari usaha dana yang diperoleh untuk menopang kinerja Badan Pengurus Daerah. Akhirnya, sebagai manusia biasa, kami seluruh anggota panitia tidak lepas dari kesalahan dan kekeliruan, baik lewat tutur kata, sikap, tindakan dan keputusan yang tidak dapat menyenangkan semua pihak, oleh sebab itu selaku Ketua Panitia mewakili seluruh Panitia Perayaan Peringatan 6 April memohon maaf yang sebesa-besarnya. Kiranya mandat misi yang telah kita terima dan dirayakan pada hari ini akan terus menyala dalam diri setiap warga Gereja Kemah Injil Indonesia se-daerah Nabire menjangkau bukan saja masyarakat OAP yang belum diselamatkan tetapi juga akan menjangkau dan menyelamat setiap orang yang datang ke Daerah Nabire agar mereka juga mengenal Kristus dan diselamatkan,” tandas Ketua Panitia.

(Anton Pekei, S.Sos, yang juga Kepala Dinas Kelautan Kabupaten Nabire)

Di tempat yang sama, perwakilan Bupati Nabire, Anton Pekei, S.Sos, yang juga Kepala Dinas Kelautan Kabupaten Nabire, dalam sambutannya mengapresiasi Gereja Kemah Injil wilayah 3 dan 2 yang bersemangat melakukan pelayananan.

“Saya juga berterima kasih kepada peran GKII baik di tingkat provinsi maupun di wilayah daerah kabupaten Nabire. Di tahun ini adalah prestasi, dedikasi yang luar biasa. Kami berharap agar GKII bisa menjadi pelita untuk menerangi dan menginspirasi serta menghadirkan harapan, kedamaian dan optimisme untuk seluruh badan wilayah 2 dan seluruh anggota jemaat yang ada di wilayah 3. Kita harus menjadi contoh dalam bidang agama dan mendukung program-program pemerintah di provinsi Papua dan kabupaten Nabire,” lugasnya.

Sementara itu, mewakili Badan Pengurus Wilayah II dan III GKII, Pdt. Rowi Radja, M.Th, dalam sambutannya mengaku sangat terkesan dengan kegiatan ini. Kepada Badan Pengurus Daerah Nabire, Pdt. Rowi Radja berharap semangata dan kebersamaan ini dapat selalu terpelihara.

(Badan Pengurus Wilayah II dan III GKII, Pdt. Rowi Radja, M.Th)

“Tujuan kita adalah membawa orang lain kepada Kristus. Itu sebabnya kita saling menghargai satu sama lain. Mari kita bekerja sama dengan pemerintah, menghargai pemerintah, berfikir positif kepada pemerintah bahwa disini kita bergandengan tangan melayani bersama-sama, kita menghindari hal-hal yang buruk agar kita tidak merugikan orang lain, tetapi kita mengasihi mereka dan kita menghargai agama yang lain dan kita boleh berpartisipasi menjaga ketentraman tetap aman,” pungkas Rowi Radja.

[Nabire.Net]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *