Perayaan HUT Ke 41 GKII Bethesda Nabire, Perayaan Juga Dihadiri Edo Kondologit

Bupati Nabire mengajak seluruh jemaat GKII Bethesda agar dapat menjadi contoh nyata dalam pelayanan Kristus di dunia ini, dan dapat menjadi berkat bagi orang, serta mengharapkan jemaat GKII Bethesda semakin giat dalam memenuhi panggilan surgawi.

Hal tersebut dikatakan Bupati Nabire dalam kata sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Staf Ahli bidang politik & hukum, P.S Waromi. Dikatakan,  bahwa sebagai umat manusia, kita hendaknya mengutamakan sikap tolong menolong dan saling mengasihi, karena dengan sikap inilah, kita akan mampu melaksanakan semua aktivitas kita dengan baik, dan dengan sikap ini pulalah yang selalu dianjurkan dalam firman Tuhan. Bupati menjelaskan, sebagai umat Tuhan, kita harus menjadi contoh dan teladan dalam Tuhan, lewat kehidupan kita sehari-hari terutama dalam pelayanan, sehingga orang lain yang ada di sekitar kita, diberkati dan mengenal Tuhan.

Dengan Tema “Berusaha keras mencapai apa yang ada di depan” (Filipi 3:13) dan sub thema “Dengan perayaan yang ke 41 Jemaat gereja kemah injil Indonesia Bethesda, bertekad agar semakin giat memahami panggilan surgawi”, Pdt Yakob Sawurang S.Th, dalam khotbahnya dalam ibadah memperingati perayaan HUT jemaat Gereja Kemah Injil Indonesia jemaat Bethesda Nabire yang ke 41, rabu malam (04/12) menjelaskan, bahwa untuk melangkah dan bekerja keras untuk mencapai tujuan, khususnya pelayanan kepada Tuhan, kita harus mempunyai komitmen untuk berubah. Komitmen yang dimaksud adalah komitmen yang pro aktif bukan hanya pasif semata. Berarti harus hadir langsung, melakukan langsung, dan berinisiatif langsung dalam setiap pelayanan pekerjaan Tuhan.

Dalam perayaan HUT ke 41 GKII Bethesda ini, ikut dimeriahkan penampilan Edo Kondologit, dengan membawakan beberapa pujian penyembahan, disamping beberapa pujian penyembahan lainnya yang dibawakan oleh Paduan Suara Bethesda, PS ibu-ibu Perkawan, Vokal Grup Los Borneo , P.S dari Pos PI Kimi, paduan suara dari sekolah minggu Bethesda.

Acara ini turut dihadiri oleh beberapa Pendeta yang berasal dari berbagai Denominasi Gereja, dan ditutup dengan pemotongan kue ulang tahun dan jamuan kash bersama seluruh tamu undangan dan jemaat gereja.

(Arnold Saudilla)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *