Kepala Dinas PU Nabire Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi

korupsi

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Nabire, Papua, Weny Liyemantika (WL) dan rekanannya seorang kontraktor, Jeffry Ferdi (JF) ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Nabire dalam kasus dugaan korupsi penyelewengan dana Program Percepatan Infrastruktur Perdesaan (PPIP) tahun 2011. Proyek tersebut bernilai total Rp 22 miliar.

WL ditetapkan sebagai tersangka menyusul kasus tersebut telah ditingkatkan menjadi penyidikan, setelah sebelumnya telah diekspos Kejari Nabire di Kejaksaan Tinggi Papua.

Menurut Kajati Papua, Maruli Hutagalung , Jumat ‎(3/10) siang, kedua tersangka ditemukan terindikasi melakukan penyelewengan dana PPIP di Dinas PU Nabire berdasarkan temuan BPK. Indikasinya, terjadi kelebihan bayar Rp 650 juta dalam anggaran tahun 2011, namun yang dikembalikan ke negara hanya Rp 20 juta.

Selain itu, BPKP juga menemukan penyimpangan dalam proyek pembuatan jalan dan 16 jembatan, karena kayu yang digunakan tidak sesuai standar. Dalam kasus ini, negara dirugikan sekitar Rp 2,5 miliar.

Dari kedua kasus tersebut, kata Maruli, negara dirugikan sekitar Rp 3 miliar. “Dari temuan tersebut, penyidik akhirnya menaikkan kasusnya dari penyelidikan ke tingkat penyidikan dengan tersangka kepala Dinas PU Nabire, WL selaku kuasa pengguna anggaran (KPA) dan rekanannya, JF,” ujarnya.

Selain itu, Kejaksaan Negeri Nabire juga kembali menetapkan kontraktor berinisial, EL sebagai tersangka atas kasus korupsi Pembangunan Listrik Tenaga Mikro di Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) di Kabupaten Paniai dengan kerugian negara Rp 2,5 milar dari total anggaran Rp 5 miliar. Salah satu tersangka, yakni mantan kepala Dinas Distamben Paniai berinsial JD telah disidang.

One Response to Kepala Dinas PU Nabire Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi

  1. dian stefanus berkata:

    sampai saat ini Weny Liyemantika masih bebas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *