Identitas Tak Terungkap, Jenazah Pemuda Yang Ditemukan Di Samabusa Akhirnya Dimakamkan

(Korban yang tak diketahui identitasnya)

(Korban yang tak diketahui identitasnya)

Nabire – Pemuda yang jasadnya ditemukan warga di depan gudang dolong, Samabusa, Distrik Teluk Kimi, Nabire, Papua, Sabtu dini hari (20/07), telah dimakamkan di TPU Margalayu, Jl, Kusuma Bangsa Nabire, Minggu (21/07).

Sebelumnya diberitakan, sesosok pemuda tak bernyawa ditemukan di depan Gudang Dolog, Samabusa, Distrik Teluk Kimi, Sabtu dini hari (20/07). Namun hingga saat ini belum diketahui identitas pemuda tersebut.

(Baca Juga : Pemuda Tanpa Identitas Ditemukan Tak Bernyawa Di Samabusa Nabire)

Saat ditemukan, pemuda tersebut menggunakan celana pendek bergaris hitam putih, serta singlet, dan membawa tas noken. Ditemukan luka cukup lebar di leher korban.

Diduga, korban merupakan korban pembunuhan, namun hal ini belum dapat dipastikan, karena tidak ada saksi yang melihat penyebab meninggalnya korban.

Usai dibawa ke RSUD Nabire, pihak kepolisian Nabire mengundang Kepala Suku Mee, Edy Tebay dan Kepala Suku Dani, Yopi Murib, untuk memastikan apakah korban berasal dari Suku Mee atau Suku Dani.

Dari hasil pengecekan, Kepala Suku Mee, Edy Tebay dan Kepala Suku Dani, Yopi Murib mengatakan bahwa pemuda tersebut merupakan Suku Mee. Namun keduanya tak bisa mengenali identitas korban.

Atas kesepakatan pihak kepolisian dengan kedua Kepala Suku tersebut, yang ditandai dengan penandatanganan surat pernyataan bahwa jika di kemudian hari ada keberatan baik dari pihak Suku Mee maupun Suku Dani, maka yang bertanggung jawab atas keberatan tersebut yaitu kedua Kepala Suku.

Jenazah kemudian dimakamkan minggu siang yang dilakukan pihak RSUD Nabire bersama pihak kepolisian dan Kepala Suku Mee, Edy Tebay serta Kepala Suku Dani, Yopi Murib.

Pemakaman korban yang tak diketahui identitasnya ini, sudah sesuai prosedur dari Dinas Sosial bahwa jika ada jenazah yang tidak diketahui oleh pihak keluarga, maka berhak dimakamkan oleh pihak Rumah Sakit.

[Nabire.Net]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *