Bank Sampah Kesra Nabire Gelar Sosialisasi Di SMAN 1, SMAN3 Dan Kantor Kelurahan Morgo

Nabire – Persoalan sampah di Nabire memang sudah cukup lama menjadi hal yang menjadi sorotan. Namun belakangan dengan adanya peraturan daerah nomor 8 tahun 2019, perlahan demi perlahan, persoalan ini mulai disikapi pemerintah.

Jika menggali akar persoalan sampah di Nabire, selain kurangnya kesadaran warga dalam menjaga kebersihan, hal lainnya yang sangat penting yaitu keberadaan tempat pembuangan sampah.

Baru beberapa bulan ini, pemerintah mulai gencar menginstruksikan pembangunan tempat pembuangan sampah di kelurahan maupun RT/RW masing-masing.

Selain itu ada solusi lainnya yang sangat baik dilaksanakan dalam penanganan sampah di Nabire, yaitu perlunya pengadaan Bank Sampah. Tidak hanya berkontribusi terhadap pengurangan sampah, Bank Sampah ternyata juga bermanfaat secara ekonomis.

Keberadaan Bank Sampah terbukti memberi dampak positif ke lingkungan, sosial maupun ekonomi, yaitu kontribusi terhadap pengurangan sampah sekaligus peluang pekerjaan serta memberikan penghasilan tambahan.



Hal inilah yang sedang dilakukan oleh salah satu Komunitas yang ada di Nabire yaitu Komunitas Kesra Papua.

Rusdianto Messak Leonard Rumsaury, S.Sos. M.Si selaku penggagas komunitas ini sekaligus pendiri Bank Sampah Kesra Indonesia, memiliki kerinduan agar ketersediaan Bank Sampah di Nabire, bisa membantu pemerintah dalam mengatasi persoalan sampah.

Oleh karena itu, Bank Sampah Kesra gencar mensosialisasikan keberadaan Bank Sampah Kesra Indonesia di Nabire.

Setelah sebelumnya melakukan sosialisasi di SMK Kristen Anak Panah, Bank Sampah Kesra Nabire juga menggelar sosialisasi di Kantor Lurah Morgo, SMA Negeri 1 Nabire, SMA Negeri 3 Nabire.

(Baca Juga : Sosialisasi Ecobrick & Bank Sampah Di SMK Kristen Anak Panah Nabire)

Dalam sosialisasi ini, Leonard mengajak peserta untuk mengingat kembali julukan kota Nabire yaitu Nabire BERSERI, Bersih, Sehat, Rapi dan Indah, dan memotivasi siswa untuk terlibat dalam komunitas peduli sampah.

Melalui bank sampah nantinya sampah di kota Nabire dapat dikelola dengan baik dan dapat memberikan kontribusi positif bagi kota Nabire dan warganya. Dasar uu 18. 2018 tentang Pengelolaan Sampah menjadi acuan bagi komunitas Kesra dalam pengelolaan sampah di Indonesia.

Sosialisasi selanjutnya akan dilaksanakan di Nabire Cyber Kusuma Bangsa pada hari sabtu pagi (26/10), pukul 09.00 Wit.

Saat ditanyakan dimana lokasi Bank Sampah yang akan dibangun oleh Komunitas Kesra, Rusdianto menjawab, untuk sementara lokasinya berada di komplek pelabuhan Samabusa Nabire, yang juga merupakan Sekretariat Komunitas Bank Sampah Kesra Indonesia.

Terkait keterlibatan pemerintah daerah dalam penyediaan Bank Sampah Kesra Indonesia di Nabire, Rusdianto mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Nabire terkait rencana ini.

Lanjut Rusdi, sosialisasi yang nantinya akan dilaksanakan ini sangat penting, karena pihaknya akan memaparkan pentingnya Bank Sampah sekaligus pengelolaannya seperti apa. Dan akan ada pembagian buku panduan sistem bank sampah kepada peserta sosialiasi.

Diharapkan dengan adanya Bank Sampah Kesra Indonesia di Nabire, Komunitas Kesra ingin mengajak warga Nabire untuk membangun kepedulian agar dapat bersahabat dengan sampah untuk mendapatkan manfaat ekonomi langsung dari sampah, serta dapat dijadikan solusi untuk mencapai Nabire yang bersih dan nyaman bagi warganya.

[Nabire.Net]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *