Waspadai Penipuan Dengan Modus Brosur Kupon Undian Berhadiah Mobil Di Nabire

Penipuan dengan modus undian berhadiah semakin marak belakangan ini di kota Nabire. Jika sebelumnya kupon undian berhadiah palsu banyak ditemukan dalam kemasan produk seperti kopi, snack, pasta gigi, susu, deterjen dan lain sebagainya, maka akhir-akhir ini brosur undian berhadiah tersebut malah diantar langsung ke rumah-rumah warga di Nabire, dan juga sengaja dicecer di depan toko atau jalan-jalan umum.
Seperti yang diceritakan ibu Ria, warga Nabarua yang menemukan brosur undian berhadiah dengan judul”Kejutan Berhadiah Lebaran 2017″.
Brosur tersebut bertuliskan “Konsumen Beruntung Mendapatkan Hadiah Langsung Tanpa Diundi Dari Kemasan Biskuit Hatari”, dari PT Asia Sakti Wahid Foods, dengan hadiah utama mobil Honda HR-V.
Pemenang diminta menghubungi layanan konsumen mereka di nomor 085259302424/02150650666 yang beralamat di Jembatan Tiga Pluit Penjaringan Jakarta.
Bersama dengan kupon tersebut disertakan dua lembar kertas kecil. Kertas pertama merupakan “Surat Keterangan Kepolisan” yang berisi pernyataan bahwa kepolisian siap memberikan sanksi atau hukuman sesuai hukum yang berlaku bila terjadi kerugian dari pihak pemenang dalam pengurusan pemenang.
Lembar kertas lainnya berupa “Surat Pemberitahuan Pemenang” yang berisi nomor layanan konsumen tadi untuk pengambilan hadiah.
Lalu bagaimana kita menyikapi hal seperti ini, karena tidak semua masyarakat paham akan hal tersebut dan mengerti informasi terkini perihal tindak penipuan seperti ini. Cara bijak selain Waspada, sebarkan Informasi bermanfaat ini, baik secara Lisan atau Tulisan. Agar mengurangi Jatuhnya korban lain dari ulah Oknum tidak bertanggungjawab seperti ini.
Pihak Kepolisian dan Pemerintah berusaha menangani dan menindak kasus-kasus dugaan penipuan dengan modus Undian seperti diatas, tapi peran masyarakat sangat dibutuhkan untuk memberantas Modus Operandi seperti ini.
Catatan dan Tips Menghindari Penipuan Undian Berhadiah :
1. Selalu Waspada, jika ada yang Anda curigai dan terlihat ‘janggal’ konfirmasikan kepada Perusahaan ‘Resmi’ terkait informasi kebenaran Kuiz atau Kupon Berhadiah. Jangan percaya dengan mudah terhadap Iming-iming apapun.
2. Jangan mudah percaya pada Surat Edaran, Brosur, Pernyataan (pengumuman) Pemenang Undian atau Kuiz. Seperti apapun bentuknya dan kemiripannya, Keaslian dari Surat harus bisa dipertanggungjawabkan.
3. Cermati Nomor Telepon yang digunakan, biasanya dari Provider Ponsel (Non Lokal). Call center resmi akan menggunakan Nomor Lokal (Office) atau Premium Call dan Bebas Pulsa (0809-xxx-xx-xxx atau bebas Pulsa 0800-xxx-xxx-xxxx).
4. Pihak Penyelenggara tidak mudah menghubungi Pemenang Hadiah, semua butuh prosedur. Memang ada Penyelenggara yang Langsung menghubungi Pemenang Hadiah, tetapi biasanya mereka didampingi Bukti Konkrit dan Bisa dipertanggungjawabkan kebenaran dari Informasi yang didapat (diumumkan).
5. Setiap Perlombaan, Kuiz, Kupon Undian dan sebagainya dalam pengundian Hadiah, harus didampingi oleh Saksi-saksi yang kompeten, Kepolisian, Pengadilan, Donatur (atau sponsor resmi) atau Pejabat Setempat (selain penyelenggara dan Pihak Perusahaan).
6. Telusuri Informasi yang tersedia di Media Elektronik atau Media Cetak, atau langsung Hubungi penyelenggara (Poin 3 dan 4). Sebuah Perusahaan Bonafit, umumnya memiliki Divisi khusus untuk Penanganan Layanan Pelanggan (Humas, Call Center, Customer Care, Customer Service / CSm Hotline), kunjungi Situs Resmi (website atau akun jejaring sosial) dari Perusahaan tersebut.
7. Lihat Bentuk serta Kualitas Kupon Undian, seharusnya kita bisa dengan mudah menemukan fakta bahwa ini hanya Modus Penipuan. Jika dicermati lebih detail, Kupon dicetak dengan kualitas rendah, menggunakan printer tinta suntik murahan dan kertas A4 (70 gram). Nomor telepon yang diberikan adalah nomor handphone, padahal sangat jarang atau bahkan mustahil suatu perusahaan nasional mencantumkan nomor provider ponsel sebagai nomor suara konsumen (Poin 3).
8. Bagi yang melek Teknologi, telusuri informasi terkini terkait modus-modus penipuan yang baru, baik melalui teman di jejaring sosial, situs forum, situs informasi atau blog-blog positif.
9. Jika Anda memiliki tabungan dalam bentuk rekening bank dalam jumlah yang ‘cukup besar’, berhati-hatilah untuk tidak melakukan transfer kepada orang yang tidak Anda kenal. Penipuan melalui Atm juga banyak beredar. Biasanya berhubungan dengan sistem Induksi dan Sugesti Hipnosis dan Pembayaran Pajak Undian Berhadiah Palsu.
[Nabire.Net]


Leave a Reply