Warga Minta Proyek Pelebaran Jalan Di Paniai Segera Diselesaikan

b

Pelebaran Jalan yang dikerjakan oleh PT.Dewa Kresna menyebabkan Polusi tinggi di Paniai, sebelumnya di Paniai Keindahan alamnya sangat indah tidak ada polusi di lingkungan Kota Enarotali tetapi ketika ada Proyek Polusi tebal.

Proyek ini kerjanya terlalu molor waktu alias memakan bulan padahal jalan ini adalah jalan Nasional Trans Papua, jalan  penghubung antar kabupaten tetangga seperti Nabire, Dogiyai, Deiyai dan Paniai.

Penyebab dari debu tanah di sepanjang jalan dari Ipakiye sampai Kompas kota Enarotali, beberapa Masyarakat masuk Rumah Sakit  di Madi lantaran polusi udara.

Warga Nunubado yang juga Pedagang kios mengatakan seharusnya jalan aspal yang lama tak perlu di bongkar, mereka harus kerjakan beberapa jembatan yang ada itu dulu lalu bongkar jalan aspal lama.

Lanjut Pedagang, Kios-kios di sepanjang jalan dan rumah-rumah warga di pinggiran jalan Nasional sangat berdebu akhirnya banyak warga sakit.

Pada hari Jumat (07/08) seorang pengguna sepeda motor merek Honda mengalami kecelakaan karena menabrak timbunan batu yang di tumpuhkan oleh Pekerja Proyek milik PT.Dewa Kresna di Kawasan Bapouda karena debu yang menutupi pandangan.

Proyek ini alokasi dananya dari APBN dan APBD maka seluruh masyarakat Paniai memintah secepatnya diselesaikan karena polusi debu sangat mengganggu warga.

Masyarakat juga menyampaikan kepada Pimpinan PT. Dewa Kresna bahwa kapan di mulai untuk pengaspalan jalan, karena selama jalan di bongkar aspal hingga kini warga Paniai merasa terganggu aktivitasnya akibat kebisingan alat berat milik PT Dewa Kresna.

(PAY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *