Warga Kampung Marga Jaya, Distrik Uwapa, Nabire, Sebut Dana Non Tunai Program Keluarga Harapan Dinas Sosial Tidak Tepat Sasaran

(Dok. Launching PKH oleh pemerintah kabupaten Nabire melalui Bupati Nabire, Isaias Douw, Januari 2017 lalu)

Program Keluarga Harapan (PKH) yang di launching oleh Kementerian Sosial dikeluhkan oleh warga kampung Marga Jaya, SP1, Distrik Uwapa, kabupaten Nabire karena menurut warga bantuan PKH tidak tepat sasaran.

Hal itu diutarakan salah seorang warga kampung Marga Jaya, yang tidak ingin disebutkan namanya, kepada Nabire.Net.

Sebut saja Doni, dirinya menuturkan dana non tunai PKH tersebut akan cair hari selasa esok 22 agustus 2017, namun diketahui yang menerima dana tersebut adalah warga berada, sedangkan warga tidak mampu banyak yang tidak menerimanya bahkan tidak tahu.

“Kami dari kampung tidak tahu ada program ini, dan dana ini justru didapat warga yang sangat mampu, karena penilaian kami, mereka yang menerima dana sudah punya mobil, kios, meubel, dan rata-rata rumah mereka bagus,” ungkap Doni.

Lebih lanjut Doni mengatakan bahwa warga diminta membuat kartu ATM untuk pencairan dana tersebut pada hari selasa.

Terkait hal itu, Nabire.Net coba menanyakan kepada pihak Dinas Sosial kabupaten Nabire sebagai instansi pemerintah yang terkait dengan pembagian dana non tunai PKH, namun menurut salah seorang staf Dinas Kesejahteraan Sosial kabupaten Nabire, Fani, dirinya tidak terlalu mengetahui hal tersebut, dan bisa langsung ditanyakan kepada Kasubag atau pejabat yang lebih berwenang akan hal itu.

[Nabire.Net]

One Response to Warga Kampung Marga Jaya, Distrik Uwapa, Nabire, Sebut Dana Non Tunai Program Keluarga Harapan Dinas Sosial Tidak Tepat Sasaran

  1. Ozak berkata:

    Seharusnya orang perwakilan kemensos juga hrus cros cek kembali data yg diberikan. Jangan asal main terima saja. Program tersebut tahun 2017 jadi data yg hrus kemensos pegang itu harus data tahun ini juga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *