Tunggakan Pembayaran Listrik PLN Nabire Per Februari 2019 Sebesar 6.2 Miliar, Turun 3.4 Miliar Dibanding Juni 2018

Nabire – Tunggakan pembayaran listrik di PT. PLN Rayon Nabire hingga bulan Februari 2019 tercatat sebesar Rp. 6.262.724.771.- Hal itu dikatakan Staf Unit Layanan Pelanggan (ULP) PT. PLN Rayon Nabire, Christian Mahulette, kepada Nabire.Net, minggu malam (17/02).

Hal itu juga diungkapkan ke publik dalam diskusi di acara Mari Kitong Bicara (Matoa) Pro 1 RRI Nabire, bersama pimpinan dan staf PT. PLN Rayon Nabire, Minggu (17/02).

Jumlah tunggakan sebesar 6.2 Miliar tersebut mengalami penurunan sebesar 3.4 Miliar jika dibandingkan tunggakan pada bulan Juni 2018 sebesar 9.6 Miliar.

(Baca Juga : Tunggakan Pembayaran Listrik PLN Nabire Sudah Mencapai 9,6 Miliar Lebih. PLN Nabire Minta Pelanggan Segera Lunasi Sebelum 20 Juni 2018)

Sementara menurut penjelasan Manager PT. PLN Rayon Nabire, Willy Prasetyadi dalam acara Matoa, tunggakan tersebut akan mengganggu operasional PLN Nabire khususnya dalam penyediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) serta pemeliharaan jaringan.

Oleh karena itu, Willy berharap agar warga yang menunggak pembayaran listrik bisa segera melunasi tunggakannya. Dan jika sampai 3 bulan, tunggakan tersebut tidak kunjung dilunasi, maka sesuai dengan aturan dan kebijakan dari pusat, petugas PT. PLN Rayon Nabire akan melakukan pembongkaran rampung sambungan listrik milik pelanggan.

Willy Prasetyadi juga menginformasikan bahwa mulai saat ini pembayaran listrik sudah bisa dilakukan dari tanggal 2 setiap bulannya, dengan batas waktu pembayaran tanggal 20 di bulan yang sama.

[Nabire.Net]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *