Terkait Keberlanjutan Otsus, Ketua DPRD Deiyai Berharap MRP Harus Dengar Isi Hati Rakyat Papua

Deiyai – Ketua DPRD kabupaten Deiyai, Petrus Badokapa, S.Th, M.Th, mengapresiasi Rapat Dengar Pendapat (RDP) dari Majelis Rakyat Papua (MRP) yang sedang dilakukan di seluruh wilayah adat Papua dimana untuk wilayah Meepago akan digelar di Dogiyai.
“Kami sebagai wakil rakyat sangat apresiasi dan menyambut baik atas inisiatif dari MRP yang sedang lakukan RDP seluruh wilayah adat di tanah Papua. Langkah ini sangat baik sekali dan harus didukung oleh semua pihak diatas tanah ini. Langkah ini luar biasa. Karena melalui cara seperti ini, saya meyakini akan ada ada kebenaran dan isi hati dari rakyat Papua yang akan diutarakan,” kata Badokapa, dalam siaran persnya yang diterima Nabire.Net minggu malam (15/11).
Petrus Badokapa berharap agar tidak ada lagi oknum tertentu yang selalu mengatasnamakan rakyat Papua demi kepentingan pribadinya seperti yang lalu lalu.
Oleh karena itu, Petrus Badokapa menegaskan agar penentuan berlanjut tidaknya Otonomi Khusus di tanah Papua menjadi kehendak dari rakyat Papua sendiri, dan mereka yang menentukan bukan orang lain.
Petrus berharap tidak ada intervensi dari pihak manapun kepada rakyat Papua untuk menyampaikan isi hati mereka kepada MRP.
“Kami juga meminta kepada MRP jangan dengar apa kata pemerintah daerah, DPRD, polisi atau tentara juga kelompok tertentu yang mengatasnamakan rakyat Papua. MRP harus benar-benar dengar kata dan isi hati dari rakyat Papua sendiri. Kami sebagai wakil rakyat, sangat mendukung apapun yang akan disampaikan oleh rakyat Papua. Keputusan mutlak ada di rakyat. Apapun permintaan rakyat Papua, harus didengar dan dilanjutkan,” beber Petrus Badokapa.
Petrus juga berharap, apa yang disampaikan rakyat Papua, itulah yang diteruskan kepada pemerintah provinsi Papua dan pemerintah pusat di Jakarta.
“MRP jangan menambah dan mengurangi permintaan dan rakyat Papua. Tolong hargai rakyat Papua. Jika rakyat Papua meminta Otsus dilanjutkan, silahkan lanjutkan. Tapi, jika rakyat Papua minta refrendum untuk Papua, itu kehendak rakyat Papua,” tutup Petrus Badokapa.
[Nabire.Net/Philemon Keiya]


Leave a Reply