Tempat Pembuangan Sampah Diisolir, Warga Nabire Bingung Buang Sampah Kemana

(Dok.Lokasi tempat pembuangan sampah di terminal Oyehe Nabire yang mulai diisolir)

(Dok.Lokasi tempat pembuangan sampah di terminal Oyehe Nabire yang mulai diisolir)

Nabire – Pelarangan membuang sampah di beberapa lokasi Tempat Pembuangan Sampah sementara di Nabire, mendapat perhatian dari warga Nabire. Ada yang mendukung, namun tak sedikit yang kecewa dengan kebijakan yang diberlakukan oleh pemkab Nabire.

Seperti diketahui mulai hari ini (11/07) lokasi Tempat Pembuangan Sampah sementara di Nabire seperti di Terminal Oyehe, Pasar Kalibobo dan Pasar Karang Tumaritis, diisolir pemerintah sebagai tempat pembuangan sampah.

Hal itu sesuai penegasan Bupati Nabire yang meminta agar pengelolaan sampah dimaksimalkan di lingkungan kelurahan, hingga RT/RW.

Larangan Bupati Nabire telah ditindaklanjuti dengan pembersihan sampah di ketiga lokasi Tempat Pembuangan Sampah sementara, serta pemasangan papan larangan membuang sampah di tempat tersebut.

(Baca Juga : Bupati Nabire Larang Buang Sampah Di Oyehe, Karang & Kalibobo)

Namun sejumlah warga Nabire kecewa dengan kebijakan pemerintah. Kekecewaan tersebut timbul karena warga kebingungan harus kemana membuang sampah, serta belum memahami jelas siapa yang nantinya akan mengambil sampah mereka jika dikumpulkan di depan rumah.

Selain itu, warga juga mempertanyakan iuran sampah yang selama ini telah mereka bayar terkesan mubazir dengan adanya kebijakan tersebut.

Salah seorang warga Nabire yang tinggal di Ruko Taman Laut Oyehe mengaku kecewa dengan kebijakan pemkab Nabire. Dirinya kecewa karena selama ini telah membayar iuran sampah ke pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup Nabire.

“Kami tiap bulan ditagih 60 ribu oleh Dinas Kebersihan, dan menurut mereka, sampah bisa dibuang di Terminal Oyehe. Jika sekarang ada larangan ini, terus mau dibuang kemana sampah tersebut?”, kata warga yang tak ingin disebutkan namanya ini.

Warga lainnya justru memiliki kekhawatiran bahwa larangan ini bisa membuat warga Nabire membuang sampah di sembarang tempat sehingga justru akan merepotkan pemerintah Nabire sendiri.

Warga hanya berharap agar pemerintah bisa memikirkan solusi yang lebih baik dan bukan merugikan warga, walaupun secara moril, warga sendiri harus punya kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing.

[Nabire.Net]



Silahkan Komentar

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] monkey emoticons by andreasandre Modified from nartzco source code.