Tekan Angka Kriminal, Aparat Gabungan Sita 1.000 Liter Bobo di Siriwini & Sanoba

(Tekan Angka Kriminal, Aparat Gabungan Sita 1.000 Liter Bobo di Siriwini & Sanoba)

Nabire – Tim Sat Res Narkoba Polres Nabire berhasil merazia 1.000 liter minuman keras lokal jenis bobo dari dua lokasi masing-masing Siriwini dan Sanoba Nabire, Rabu (12/08).

Hal itu dibenarkan Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol A.M Kamal, kepada Nabire.Net, rabu malam. Dijelaskan Kabid Humas, razia ini dipimpin oleh Kasat Res Narkoba Polres Nabire, Iptu Agus Suprayitno.

Razia dilakukan untuk menekan tingkat kriminalitas yang semakin tinggi akhir-akhir ini di kabupaten Nabire, serta menindaklanjuti laporan dari warga setempat.

Turut dalam razia ini anggota TNI dan Satpol PP. Tim bergerak mulai pukul 16.20 Wit. Pada pukul 16.30 Wit, tim mendapat informasi dari warga bahwa di Siriwini terdapat tempat penjualan minuman keras lokal jenis bobo. Anggota yang mendapatkan laporan tersebut langsung menuju ke TKP.

Pukul 16.45 Wit anggota tiba di Kelurahan Siriwini Distrik Nabire kemudian melakukan penggeledahan di salah satu rumah dan berhasil mengamankan sebanyak 300 Liter minuman Lokal jenis Bobo.

Pukul 17.00 Wit anggota kembali melakukan Razia di Kelurahan Sanoba Distrik Nabire dan berhasil mengamankan 700 Liter minuman keras jenis bobo. Selanjutnya anggota mengamankan barang bukti ke Mapolres Nabire.

Dari hasil penggeledahan tersebut tidak diamankan pemilik tempat pembuatan minuman keras, namun pemilik tersebut telah didata dan akan dipanggil untuk dimintai keterangan.

Barang bukti yang diamankan:
1. 300 Liter minuman keras Lokal Jenis Bobo;
2. 700 Liter minuman keras Lokal Jenis Bobo.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs. Ahmad Musthofa Kamal SH, menghimbau kepada warga masyarakat untuk tidak memproduksi dan menjual minuman keras lokal.

“Kami dari Kepolisian akan menindak tegas para pelaku baik itu yang mendistribusikan atau yang mengonsumsi, sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku serta perda di masing-masing Kabupaten/Kota,” tegasnya.

Kabid Humas menambahkan, bagi masyarakat yang mengetahui ada yang menjual atau memproduksi minuman keras lokal dapat menginformasihkan kepada Kantor Polisi terdekat. Karena dampaknya dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas.

[Nabire.Net/Kabid Humas Polda Papua]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *