Stok APD di RSUD Nabire Akan Diprioritaskan Untuk Perawatan PDP

(Posko depan Poli RSUD Nabire/Dok.Raimond.R)



Nabire – Stok Alat Pelindung Diri di RSUD Nabire lebih diprioritaskan untuk perawatan bagi Pasien Dalam Pengawasan Covid-19 di ruang isolasi.

Hal itu dijelaskan Direktur RSUD Nabire, Andreas Pekey, kepada Nabire.Net, selasa sore (07/04), terkait stok APD di RSUD Nabire yang minim.

(Baca Juga : Stok Alat Pelindung Diri di RSUD Nabire Masih Minim)

Dijelaskan dr. Andreas, pelayanan yang berhubungan dengan Pasien PDP yang dilakukan oleh dokter, perawat, gizi, cleaning service dan lainnya harus menggunakan APD level 3 yang lengkap.

“Kami sudah punya APD level 3, namun kurang, terutama untuk level 2 di pelayanan Poli, IGD dan ruang rawat”, kata Andreas.

Oleh karena itu beber Andreas, RSUD Nabire mengeluarkan kebijakan untuk membatasi kontak fisik seminimal mungkin, sambil memesan APD.

(Baca Juga : Pelayanan Poliklinik RSUD Nabire Dipindahkan Dari Dalam ke Luar Ruangan)

Jika warga Nabire tidak dalam kondisi darurat ketika sakit, sebaiknya memeriksakan diri ke Puskesmas terlebih dahulu. Namun jika memang mau ke RSUD, sebaiknya menggunakan masker.

Direktur RSUD Nabire, Andreas Pekey juga meminta kepada masyarakat agar tetap tinggal di rumah (Social & Physical Distancing), cuci tangan pakai sabun sesering mungkin, mandi setiap pagi dan sore dengan sabun, istirahat yang cukup dan makan yang cukup.

Masyarakat juga diminta untuk tidak keluar daerah selama Wabah Covid-19 belum selesai. Jika ada warga yang baru datang dari luar daerah, diwajibkan untuk melapor ke Satgas Covid-19 di Dinkes Nabire atau mengkarantinakan dirinya sendiri di rumah selama 14 hari. Jika selama masa karantina ada gejala mengidap virus corona maka wajib melapokrna diri.

[Nabire.Net]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *