Staf Ahli Kemasyarakatan & SDM Papua Buka Kegiatan Workshop Musik Etnik

Jayapura – Menindaklanjuti pertemuan Pra Technical Meeting I LPPD Papua dan Papua Barat pada bulan Maret 2019 lalu, maka bertempat di Grand Abe Hotel Jayapura, Kamis (23/05), dilaksanakan kegiatan Workshop Musik Etnik Lembaga Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejawi Provinsi Papua & Papua Barat.

Hadir dalam acara pembukaan ini, Ketua Umum LPPD Provinsi Papua, Elia Loupatty, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Provinsi Papua, Ani Rumbiak, Staf Kemenag Papua, Ketua Harian LPPD, Papua, Constant Karma, serta para utusan dari LPPD kabupaten dan kota Propinsi Papua dan Propinsi Papua Barat.

(Baca Juga : Pembukaan Pra Technical Meeting I Pesparawi XIII Se-Tanah Papua)

Acara diawali ibadah oleh Pdt. Toni Sahertian S.Th Firman Tuhan terambil dari Ibrani 10:36 dengan tema khotbah “Ketekunan dalam Pekerjaan”.

Dalam khotbahnya Pdt Toni menyampaikan bahwa perlunya ketekunan dalam melaksanakan sesuatu, seperti yang dilaksanakan saat ini yaitu Workshop Musik Etnik, dengan tujuan untuk memuliakan nama Tuhan.

Usai ibadah dilanjutkan dengan sambutan oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Provinsi Papua, Ani Rumbiak.

Ani Rumbiak dalam kesempatan tersebut membacakan sambutan tertulis Gubernur papua yang menyampaikan bahwa musik etnik sangat bermanfaat bagi musisi Papua guna melestarikan lagu-lagu Papua yang menggunakan bahasa daerah.

Gubernur berharap agar musik etnik bisa ditingkatkan dan dapat menjadi ciri khas budaya di Papua. Pemerintah Provinsi Papua tentu sangat mendukung dan mengapresiasi pelaksanaan Workshop Musik Etnik ini.

Acara dilanjutkan dengan pembukaan Workshop yang ditandai dengan pemukulan tifa oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Provinsi Papua, Ani Rumbiak, didampingi oleh LPPD Propinsi Papua dan Kementrian Agama Wilayah Papua.

Setelah acara pembukaan dilanjutkan dengan pengarahan seputar Musik Etnik berdasarkan Pedoman yang disampaikan Ketua Harian LPPD Propinsi Costan Karma.

Kegiatan Workshop Musik Etnik Lembaga Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejawi Provinsi Papua & Papua Barat ini akan dilaksanakan selama 2 hari, dan dilaksanakan untuk persiapan menghadapi Pesparawi XIII tahun 2020 mendatang di Mimika.

[Nabire.Net/Ones.Yobee]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *