Situs Mosandurei Di Kampung Mosan, Distrik Napan, Nabire, Perlu Dilestarikan

Nabire – Kampung Mosan, Distrik Napan, kabupaten Nabire, memiliki situs arkeologi yang ada di Bukit Mosandurei. Hal itu diungkapkan Peneliti dari Balai Arkeologi Papua, Hari Suroto, kepada Nabire.Net, sabtu malam (29/06).

Hari menjelaskan, untuk menuju situs tersebut, harus melalui jalan setapak melewati kebun warga, kemudian masuk ke dalam hutan. Situs tersebut terletak di atas bukti, sehingga setelah melewati hutan, jalan akan semakin menanjak.

Ketika sudah berada di atas Bukit Mosandurei, akan terlihat pulau-pulau kecil di Kepulauan Moora. Pemandangan dari atas Bukit Mosandurei sangat indah dan menawan.

Lanjut Hari, eksplorasi arkeologi di Bukit Mosandurei berhasil menemukan manik-manik beraneka warna dan jenis. Selain itu, juga ditemukan pecahan keramik eropa, keramik tiongkok, pecahan botol eropa dan pecahan gerabah.

Peneliti juga menemukan sisa-sisa makanan berupa cangkang moluska laut dalam jumlah banyak. Ekskavasi oleh Balai Arkeologi Papua di situs ini menemukan pecahan gerabah, tulang binatang, gigi binatang, dan cangkang moluska.

“Hasil penelitian menunjukkan bahwa Situs Mosandurei dihuni manusia sejak jaman prasejarah hingga awal sejarah. Manusia memilih Bukit Mosandurei sebagai pemukiman karena lokasi yang strategis berada di atas ketinggian sehingga bisa memantau pelayaran di perairan di Teluk Cenderawasih, selain itu, tempat yang tinggi juga aman dari serangan musuh”, tutur Hari.

Hari meminta agar Situs Mosandurei perlu dijaga dan dilestarikan, karena menjadi salah satu bukti peradaban di Nabire. Selain itu dapat dikembangkan sebagai destinasi obyek wisata.

[Nabire.Net]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *