Sholat Idul Fitri di Distrik Makimi Dilaksanakan di Mushola Dengan Protokol Kesehatan

(Masjid Al Falah kampung Legari Jaya Distrik Makimi)



Nabire – Pemerintah kabupaten Nabire memutuskan bahwa pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1441 H tahun 2020 dilaksanakan di rumah masing-masing, berkaitan masih tingginya penyebaran Covid-19.

Hal itu diputuskan dalam rapat koordinasi antara Pemkab Nabire bersama dengan FKUB dan Ketua MUI kabupaten Nabire, rabu sore (20/05), di Islamic Center.

(Baca Juga : Pemkab Nabire Putuskan Pelaksanaan Sholat Idul Fitri di Rumah Masing-Masing)

Namun khusus untuk Distrik Makimi Nabire, pelaksanaan sholat idul fitri akan dilaksanakan di mushola, sesuai kesepakatan antara Tripika dari empat kampung di Distrik Makimi, dengan Pengurus Kesejahteraan Masjid dan Tokoh Agama Islam di masing-masing kampung.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Distrik Makimi, Suparno, kepada Nabire.Net, sabtu siang (23/05).

Dijelaskan Kepala Distrik, kesepakatan tersebut sesuai hasil rapat pada hari kamis (21/05). Namun dalam kesepakatan tersebut, pelaksanaan sholat idul fitri wajib dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan dan dilaksanakan singkat.

“Artinya, setelah sholat selesai, warga diminta langsung pulang, tidak ada takbiran, kebetulan hampir setiap RT ada mushola jdi masjid kunci rapat,” kata Kepala Distrik.

Lebih lanjut dikatakan, warga dari luar Distrik atau Kampung, tidak diperbolehkan mengikuti sholat. Pelaksanaan sholat hanya dikhususnya bagi lingkungan mushola. Jika hal tersebut dilanggar, maka akan segera dibubarkan oleh Tripika bersama Koramil dan Polsek,

Sementara bagi kampung Manunggal Jaya yang salah seorang warganya positif terkena Covid-19, pelaksanaan sholat wajib dilaksanakan di rumahnya.

[Nabire.Net]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *