Setahun Tak Ada Pelayanan Kesehatan, Warga Kampung Yaur Akan Jadikan Pustu Sebagai Tempat Tinggal

Puskesmas Pembantu (Pustu) kampung Yaur, Distrik Yaur Nabire, hingga saat ini vakum dan tidak memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di kampung tersebut.

Dari hasil penelusuran Nabire.Net di kampung Yaur, senin 6 Agustus 2018, Pustu tersebut dalam keadaan tertutup tak berpenghuni.

Nabire.Net kemudian menemui salah seorang warga kampung bernama Daniel. Dijelaskan Daniel, sudah setahun tidak ada pelayanan kesehatan di Pustu tersebut. Akibatnya warga harus berobat ke Puskesmas kampung Wami Jaya atau bahkan ke Nabire.

Daniel juga meminta pemerintah kabupaten Nabire dalam hal ini Dinas Kesehatan agar mengirimkan petugas kesehatan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat di Kampung Yaur. Jika tidak, maka warga akan menempati Pustu yang kosong tersebut.

“Kalau tidak ada pelayanan di Pustu ini secepatnya maka rumah yang biasa dijadikan tempat pelayanan kesehatan ini akan kami tinggali”, pungkas Daniel.

Seperti diketahui, pelayanan kesehatan di Distrik Yaur memang lebih banyak dicover oleh Puskesmas Kampung Wami Jaya. Bahkan Puskesmas Kampung Wami Jaya mengcover pelayanan kesehatan untuk 3 kampung yaitu kampung Wami Jaya, kampung Sima dan kampung Yaur.

Namun kesulitan yang dihadapi dalam pelayanan dari Puskesmas Wami Jaya tersebut adalah lokasi pelayanan yang sangat jauh, apalagi Puskesmas Wami Jaya belum memiliki fasilitas kendaraan untuk pelayanan.

[Nabire.Net/Ronaldo.Letsoin]


Silahkan Komentar

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[+] monkey emoticons by andreasandre Modified from nartzco source code.