Sepanjang 2020, Total Perkara Masuk di Pengadilan Negeri Nabire Sebanyak 1.720 Perkara

(Sepanjang 2020, Total Perkara Masuk di Pengadilan Negeri Nabire Sebanyak 1.720 Perkara)

Nabire – Sepanjang  tahun 2020, jumlah perkara yang masuk untuk penyelesaian perkara di tingkat pertama di Pengadilan Negeri Nabire tercatat ada 1.720 perkara yang masuk di Pengadilan Negeri Nabire.

Hal itu disampaikan Humas Pengadilan Negeri Nabire, Ariandy Iskandar, SH, kepada Nabire.Net, Rabu (13/01/21).

Dijelaskan Ariandy, dari total 1.720 perkara masuk, 99 perkara adalah perkara perdata dan 1.621 perkara pidana.

a. Penyelesaian Perkara di Tingkat Pertama

Untuk perkara perdata, 99 perkara yang masuk di tahun 2020, diakumulasikan dengan sisa 3 perkara di tahun 2019, sehingga berjumlah 102 perkara. 96 perkara diantaranya telah diputuskan, tersisa 6 perkara.

Sedangkan untuk perkara pidana, 1.621 perkara yang masuk di tahun 2020, diakumulasikan dengan sisa 12 perkara di tahun 2019, sehingga berjumlah 1.633 perkara. 1 perkara diantaranya belum diputuskan di tahun 2020.

b. Penyelesaian Perkara Melalui Upaya Hukum Banding

Sementara untuk penyelesaian perkara perdata melalui upaya hukum banding di tahun 2020, untuk perkara perdata tercatat sebanyak 3 perkara, dan baru 1 perkara yang diputuskan di tahun 2020.

Kemudian untuk penyelesaian perkara pidana melalui upaya hukum banding di tahun 2020, tercatat jumlah perkara masuk sebanyak 7, dan 5 diantaranya telah diputuskan di tahun 2020.

c. Penyelesaian Perkara Melalui Upaya Hukum Kasasi

Untuk penyelesaian perkara perdata melalui upaya hukum kasasi di tahun 2020, tidak ada perkara masuk. Hanya memutuskan 4 dari 8 perkara, limpahan dari tahun 2019.

Dan untuk  penyelesaian perkara pidana melalui upaya hukum kasasi di tahun 2020, jumlah perkara masuk sebanyak 2 perkara, diakumulasikan dengan 11 perkara dari tahun 2019, sehingga berjumlah 13 perkara. Dan belum ada yang diputuskan hingga akhir 2020.

d. Penyelesaian Perkara Melalui Upaya Hukum Peninjauan Kembali

Untuk penyelesaian perkara perdata melalui upaya hukum peninjauan kembali di tahun 2020, jumlah perkara yang masuk tercatat 1 perkara, dan belum diputuskan di tahun 2020.

Sedangkan untuk penyelesaian perkara pidana melalui upaya hukum peninjauan kembali di tahun 2020, tidak ada perkara masuk, namun hanya menerima limpahan 1 perkara dari tahun 2019 yang hingga akhir 2020 belum diputuskan.

Untuk perkara pidana sisa tahun 2019 dan tahun 2020, didominasi oleh perkara pidana lalu lintas, sebanyak 1.509 perkara, diikuti perkara pidana biasa dan perkara pidana anak.

[Nabire.Net]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *