Selama 2019 Sudah Terjadi 17 Kasus Kebakaran Di Nabire

(Musibah kebakaran di Oyehe Nabire/Foto,Pantauan Udara/Anonim)

Nabire – Hingga akhir bulan November 2019, ada sebuah catatan yang sangat mencengangkan yang terjadi di Nabire. Catatan itu yaitu jumlah kasus musibah kebakaran yang sangat tinggi di daerah ini.

Ironisnya, hampir semua kasus kebakaran yang terjadi di Nabire tak terselamatkan atau rumah korban ludes dilahap api.



Sesuai data yang dimiliki Nabire.Net, jumlah kasus kebakaran yang terjadi hingga akhir November 2019 di Nabire sebanyak 17 kasus. Dari 17 kasus tersebut, 1 korban meninggal dunia.

Berikut data musibah kebakaran yang terjadi hingga November 2019 :

  1. Kebakaran rumah warga di Siriwini, 16 Januari 2019

  2. Kebakaran pemukiman nelayan di kompleks Pasar Kalibobo Nabire, 23 Januari 2019

  3. Kebakaran rumah kosong samping Pustu Nabarua, 25 Januari 2019

  4. Kebakaran rumah warga di samping Gereja Maranatha Malompo Nabire, 21 Februari 2019

  5. Kebakaran Homestay dan Ruko di Girimulyo, 16 Maret 2019

  6. Kebakaran rumah warga jalan Medan, 14 April 2019

  7. Kebakaran Kantor UPBU Kelas II Bandara Nabire, 23 April 2019

  8. Kebakaran SD Inpres 02 Kalisemen, 17 Mei 2019

  9. Kebakaran rumah warga jalan Medan, pemilik rumah tewas, 23 Mei 2019

  10. Kebakaran rumah warga Karang Tumaritis, 24 Juni 2019

  11. Kebakaran Bengkel Mobil jalan Kusuma Bangsa, 16 Juli 2019

  12. Kebakaran rumah warga dan kos petak jalan Suci Siriwini, 18 September 2019

  13. Kebakaran Meubel Jalan RE Martadinata samping Hotel Karya Papua, 15 Oktober 2019

  14. Kebakaran Kios Bensin Kalibobo, 30 Oktober 2019

  15. Kebakaran rumah warga jalan Silas Papare, 21 November 2019

  16. Kebakaran rumah warga Kelapa Dua Kalibobo, 28 November 2019

  17. Kebakaran ruko dan rumah warga di Oyehe depan Tugu Cendrawasih, 30 November 2019

Yang menjadi keprihatinan warga Nabire, dari tahun ke tahun, setiap kasus kebakaran terjadi, pemadam kebakaran yang beroperasi bukanlah murni pemadam kebakaran, melainkan unit bantuan milik Polres Nabire, sesekali dari BPBD Nabire.

(Baca Juga : Astaga, Kabupaten Nabire Belum Punya Mobil Pemadam Kebakaran Yang Siap Beroperasi)

Dengan keterbatasan jumlah, mayoritas bangunan yang terbakar tak dapat diselamatkan, karena sudah habis terbakar sebelum mobil pemadam tiba di lokasi atau minimnya armada.

Sungguh memprihatinkan, Nabire sebagai salah satu kota kabupaten di Provinsi Papua dengan jumlah penduduk yang terus bertambah, belum memiliki mobil pemadam kebakaran yang siap beroperasi.

(Baca Juga : Memprihatinkan, Rentetan Musibah Kebakaran Terjadi, Kemana Damkar Milik Pemkab Nabire ?)

Dari informasi yang dihimpun Nabire.Net, pemerintah kabupaten Nabire sebenarnya memiliki mobil pemadam kebakaran (Damkar) namun armada tersebut mengalami kerusakan.

Sebenarnya BPBD Nabire telah mengusulkan pengadaan 1 unit mobil damkar ukuran sedang sejak tahun 2017 dan 2018. Demikian halnya juga di tahun 2019. Namun hingga saat ini nampaknya usulan tersebut hanyalah usulan kosong yang tak kunjung terealisasi.

Seyogyanya, kasus kebakaran di Nabire harus menjadi tanggung jawab dari unit pemadamam kebakaran di setiap daerah, dan bukan tanggung jawab Polres maupun BPBD. Namun Polres dan BPBD di Nabire terpaksa membantu setiap kasus kebakaran yang terjadi, karena tidak adanya unit kebakaran di Nabire.

[Nabire.Net]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *