Selain Pembangunan Fisik, Kepala Kampung Moor Juga Prioritaskan Dana Desa Untuk Bantuan Pendidikan

(Kepala Kampung Moor, Distrik Moora, Nabire, Andris Tawaru)

Semenjak dikucurkan bulan Agustus 2017 lalu, sejumlah Kampung di Kabupaten Nabire giat melaksanakan pembangunan di kampung menggunakan dana desa yang dikucurkan dalam 2 tahap.

Dana desa yang dikucurkan tersebut bersumber dari APBN, alokasi Dana Desa APBD dan Prospek Provinsi Papua, dan terbagi dalam 2 tahap, dimana tahap pertama sebesar 60% dan tahap kedua sebesar 40%.

Demikian juga yang dilaksanakan di Kampung Moor, Distrik Moora, kabupaten Nabire. Dana desa tahun 2017 di kampung Moor penggunaannya lebih difokuskan pada bantuan pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa asal kampung Moora yang sedang menuntut ilmu.

Dikatakan Kepala Kampung Moor, Andris Tawaru, dana desa tahun 2017 untuk kampung Moor pada pencairan tahap pertama sebesar 800 miliar. Dana tersebut dianggarkan untuk pembangunan fisik berupa 3 unit rumah, pemberian bantuan 5 unit mesin kapal tempel johnson 15 PK dan 25 PK, serta dana untuk bantuan pendidikan.

Andris menjelaskan, jumlah peneriman dana bantuan pendidikan yang bersumber dari dana desa sebanyak 43 orang, dengan rincian 19 orang pelajar SMP, 13 orang pelajar SMA dan 12 orang mahasiswa.

Menurutnya, tujuan pemberian bantuan dana pendidikan itu untuk meringankan biaya pendidikan warga kampung Moor asli Papua, yang harus mendapatkan pendidikan yang layak, dan syaratnya mereka adalah warga kampung Moor, dibuktikan dengan memiliki Kartu Keluarga dan KTP dengan alamat di kampung Moor.

Ke 43 pelajar dan mahasiswa tersebut masing-masing menerima dana bantuan sebesar 1.5 juta, dengan harapan agar dana tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk keperluan baik keperluan sekolah maupun kuliah.

(PPN/IST)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *