Sekretaris Suku Yerisiam Gua Minta Aparat Kesampingkan Rasa Kemanusiaan Bagi Warga Yang Nekat Masuk Nabire

(Pemalangan di dekat Log Pond Jalan Trans Nabire-Manokwari/Foto.Istimewa)



Nabire – Kepolisian Resor Nabire perlu mengambil tindakan tegas kepada warga yang masih memaksa masuk ke wilayah Nabire, lewat jalur apapun, baik darat, laut maupun udara.

Hal itu disampaikan Sekretaris Suku Besar Yerisiam Gua, Roberthino Hanebora, kepada Nabire.Net, senin sore (20/04).

Tino sapaannya memandang hal itu sangat perlu dilakukan mengingat masih banyak oknum sopir baik sopir angkutan darat maupun sopir motor tempel yang nekat masuk ke Nabire karena tergiur bayaran dari penumpang yang mereka antara.

Lebih-lebih ia meminta pengawasan ketat terhadap mereka yang menggunakan jalur laut, karena perairan Nabire sangat luas, sehingga cukup sulit diawasi.

“Fakta bahwa mereka yang masuk ke Nabire dari luar, telah merubah status ODP menjadi positif covid-19,”, kata Tino.

Tino juga meminta agar Kapolres dan jajarannya menindak tegas para sopir yang tidak patuh dan taat aturan dan himbauan dari pemerintah.

“Hentikan yang namanya toleransi atas dasar kemanusiaan, untuk memasuki wilayah Nabire, karena dengan pertimbangan kemanusiaan itu yang hari ini terpapar 3 orang positif Corona, dan kemungkinan akan bertambah pasien positif berikut”, lanjutnya.

“Kami sangat mengharapkan respon atas usulan dan pertimbangan memerangi penyebaran Covid-19 di wilayah Nabire ini. Tuhan menyertai kita sekalian,” tutup Roberthino Hanebora.

[Nabire.Net]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *