Sekda Nabire Pimpin Rapat Membahas Kebijakan Peribadatan, Transportasi & Jam Operasional Tempat Usaha

(Sekda Nabire Pimpin Rapat Membahas Kebijakan Peribadatan, Transportasi & Jam Operasional Tempat Usaha)



Nabire – Bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Nabire, Sabtu (30/05), pukul 11.00 WIT, telah dilaksanakan Rapat Koordinasi dalam rangka penanggulangan dan pencegahan Covid-19 di kabupaten Nabire.

Rapat dipimpin langsung oleh Sekda Nabire, Daniel Maipon, SSTP, mewakili Bupati Nabire. Hadir juga Ketua Harian Tim Gugus Tugas Covid-19 kabupaten Nabire, Victor Fun, S.Sos, M.Si.

(Baca Juga : Ini Kata Bupati Nabire Terkait Rencana Pembukaan Kembali Transportasi Darat, Laut & Peribadatan)

Dalam rapat ini, dibahas mengenai rencana pembukaan kembali kegiatan peribadatan di tempat ibadah (Masjid, Gereja, Pura, Wihara).

Selain itu rapat juga membahas mengenai kebijakan pembatasan transportasi serta waktu operasional bagi pelaku usaha di Nabire.

Kebijakan Pelaksanaan Ibadah di Tempat Ibadah

Berkaitan dengan kegiatan peribadatan di tempat ibadah, pemkab Nabire menyetujui kegiatan peribadatan di tempat ibadah. Namun tentu peribadatan harus sesuai dengan standar prosedur pencegahan Covid-19.

Selain itu peribadatan yang dilakukan adalah peribadatan pokok seperti misal ibadah sholat jumat maupun ibadah minggu. Sedangkan ibadah lainnya seperti misalnya sekolah minggu, masih belum bisa diperbolehkan.

Semua kegiatan ibadah akan diawasi oleh pemerintah daerah.

Kebijakan Transportasi

Untuk kebijakan transportasi, pemkab masih belum mengijinkan pembukaan transportasi udara, laut dan darat untuk penumpang. Masih sama seperti sebelumnya, hanya berlaku untuk logistik atau bama.

Operasional Tempat Usaha

Sementara untuk operasional bagi tempat usaha seperti Toko/Kios/Swalayan, pemkab Nabire akan memberi kelonggaran waktu operasional hingga pukul 18.00 WIT.

Untuk warung makan, diijinkan buka hingga pukul 20.00 WIT, namun hanya untuk pelayanan take away (dibungkus).

Secara keseluruhan, Pemkab Nabire belum menerapkan kebijakan New Normal, namun hanya melonggarkan aktivitas masyarakat tetapi tetap dalam pengawasan pemerintah.

Hasil rapat hari ini secara keseluruhan akan dituangkan dalam surat edaran resmi Bupati Nabire.

[Nabire.Net]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *