Raih Penghargaan Terbaik Se-Asia Tenggara Dari Pabrikan Ban Mobil Goodyear, Osea Petege Buktikan Orang Asli Papua Bisa Jadi Pengusaha Sukses

Jayapura – Hingga saat ini di Papua, bidang usaha masih mayoritas dikuasai oleh kaum pendatang. Seharusnya pemerintah provinsi maupun daerah bisa mendorong agar orang asli papua mendapatkan kesempatan yang sama agar bisa menjadi pelaku usaha di negerinya sendiri, bahkan bisa bersaing dengan pengusaha dari luar papua mupun dunia.

Siapa sangka, ditengah iklim wirausaha yang kompetitif dan sulitnya orang asli Papua mendapatkan kesempatan untuk berwirausaha, Osea Petege, putra Dogiyai ini bisa mematahkan mitos tersebut dengan meraih penghargaan istimewa dari merk pabrikan ban mobil dunia Goodyear.

Penghargaan tersebut didapat Osea, karena ia berhasil menjadi pengusaha yang menjual ban mobil Goodyear terbanyak di kawasan Asia Tenggara.

Raihan penghargaan yang diperoleh Osea Petege dari Goodyear bisa dibilang luar biasa, karena ia harus bersaing dengan pengusaha lainnya di Asia Tenggara.

“Untuk mendapatkan penghargaan itu, saya menghadapi banyak tantangan saat berproses untuk menjadi distributor. Tantangan yang saya hadapi untuk diakui sebagai distributor Penjualan Ban Mobil Good Year, awalnya mereka (para pengusaha Negara maju di Asia) tidak percaya penampilan saya saat itu. Karena, penilaian mereka, pria yang berkulit hitam, berambut keriting mau mendaftarkan diri untuk bersaing dengan pengusaha sukses dari 14 Negara di kawasan Asia Tenggara, itu tak mungkin terjadi”, kata Osea kepada media ini, Kamis (09/06).

Selain itu, jumlah modal yang besar serta alasan lainnya tentu akan muncul di benak pengusaha lainnya jika melihat Osea. Disamping penilaian bahwa belum pernah ada orang Papua yang muncul dalam bidang usaha berskala internasional.

Namun hal itu ia buktikan dengan kerja keras dan kemauan sehingga ia berhasil meraih penghargaan tersebut.

Untuk mendapatkan penghargaan tersebut, Osea mendapatkan banyak tantangan. Mulai dari pembayaran uang muka yang begitu besar, membayar dua kontainer penjualan sekaligus dengan uang yang terbilang cukup banyak dalam waktu singkat dan bersaing dengan pengusaha sukses senior pula.

“Tetapi Puji Tuhan pada pertemuan Se-Asean di awal tahun 2019, di kota Batu Malang dan pada malam puncak, saya di umumkan sebagai peraih perhargaan penjualan terbanyak se-Asean dari GoodYear Ban Mobil On Team keep on Rolling”, ujar Osea.

Osea juga merasa bangga, karena dari pengusaha dari 14 negara se-Asean itu, semuanya orang China yang bersurplus dalam bidang usaha, namun berbeda dengan orang berkulit hitam dari Papua.

Oleh karena itu, Osea menegaskan bahwa warga Papua juga bisa menekuni usaha. Dan hal itu harus dibuktikan kepada Papua, Indonesia, Asia bahkan dunia.

“Semoga ini menjadi salah satu motivasi terbaik bagi anak muda Papua untuk menekuni dunia usaha dan jangan ada kata mundur, selagi Tuhan kasih nafas dan kesempatan untuk berjuang, harus mengharumkan nama Papua dimata dunia,” kata Osea.

Kepada generasi muda Papua, ia meminta harus berani terjun ke dunia usaha. Sejatinya Orang Asli Papua bisa menjadi pengusaha sukses, hanya masih belum diberdayakan.

“Orang Papua khususnya anak muda Papua, jangan terlalu memikirkan harus menjadi Pegawai Negeri Sipil saja, tapi harus punya motivasi juga untuk bisa maju sendiri. Usaha bisa dimulai dengan meminta subsidi kepada pemerintah atau jangan takut kredit di bank, selagi ada kemauan dan komitmen. Tetapi harus bekerja keras karena bila kita bekerja keras, pasti akan menghasilkan hasil yang memuaskan, karena hasil tak pernah mengkhianati proses,”ujarnya.

Dengan demikian, dirinya berharap, OAP harus berani tampil dan bersaing dengan orang luar dalam dunia usaha.

“Iya, saya minta OAP harus berani tampil untuk bersaing dengan orang lain dalam bidang usaha agar OAP juga maju,”, tutupnya

[Nabire.Net/Christian.Degei]


Silahkan Komentar

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[+] monkey emoticons by andreasandre Modified from nartzco source code.