Raih Bintang Empat Akreditasi, RSUD Nabire Harus Prioritaskan Mutu Pelayanan Diatas Segalanya

(Dok.Akreditasi RSUD Nabire)

(Dok.Akreditasi RSUD Nabire)

Nabire – Setelah menjalani survey akreditasi pertengahan Juni 2019 lalu, Tim Surveyor Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), memberikan penilaian Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) 2019 kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nabire dengan status lulus Tingkat Utama atau mendapatkan Bintang Empat.

(Baca Juga : BLU RSUD Nabire Lulus Akreditasi Dengan Status Tingkat Utama)

Status yang disandang BLU RSUD Nabire ini berlaku hingga 9 Juni 2022 mendatang. Tentu hasil ini sangat menggembirakan dan patut diapresiasi.

(Baca Juga : RSUD Nabire Jalani Survey Akreditasi Dari KARS Untuk Naik Status Menjadi Tipe B)

Raihan tersebut didapat setelah BLU RSUD Nabire menerima rangkaian atau proses penilaian yang cukup panjang, dengan sasaran kelompok manajemen dan kelompok yang berfokus pada pasien.

Pencapaian yang diraih BLU RSUD Nabire tentu merupakan suatu kebanggaan, namun di sisi lain harus menjadi pekerjaan rumah bagi pihak rumah sakit.

Raihan status lulus Tingkat Utama atau mendapatkan Bintang Empat bukan untuk meningkatkan gengsi BLU RSUD Nabire, namun menjadi motivasi bagi pihak RSUD Nabire untuk meningkatkan pelayanan dan kepercayaan terhadap masyarakat.



Selama ini masih banyak warga Nabire yang mengeluhkan standar pelayanan di RSUD Nabire. Artinya keselamatan dan pertolongan kepada pasien belum sepenuhnya menjadi prioritas utama bagi masyarakat. Hal tersebut tentunya megecewakan masyarakat sebagai pengguna jasa pelayanan kesehatan.

Makna akreditasi rumah sakit harusnya bukan untuk kepentingan rumah sakit itu sendiri, namun masyarakat juga berkewajiban ikut mengontrol standar pelayanan dan manajemen di rumah sakit.

Mungkin bagi sebagian warga Nabire yang penting mereka dilayani dengan baik saat berobat di rumah sakit. Hal ini memang tidak salah, karena selaras dengan tujuan akreditasi. Namun jika dikaji lebih dalam, akreditasi memiliki makna yang lebih luas.

Seharusnya bagi warga Nabire maupun di wilayah Papua Tengah, status akreditasi rumah sakit bisa membantu mereka dalam menentukan tempat pelayanan kesehatan yang baik mulai dari tenaga, peralatan medis hingga fasilitas penunjang lainnya dengan harapan mereka merasa aman dan nyaman mendapatkan pelayanan di rumah sakit yang terakreditasi.

Beberapa faktor yang bisa jadi penilaian masyarakat dari status akreditasi rumah sakit yaitu adanya kepercayaan masyarakat bahwa rumah sakit fokus pada keselamatan pasien dan mutu pelayanan, rumah sakit adalah lingkungan yang aman, hak-hak pasien dihormati, serta manajemen yang baik dan berkelanjutan.

Harapan kita, status kelulusan akreditasi RSUD Nabire tidak dianggap sebagai sertifikat semata, akan tetapi sebagai sebuah proses berkelanjutan tanpa henti dalam meningkatkan tata kelola pelayanan kesehatan yang bermutu bagi masyarakat demi mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal, khususnya di Nabire dan di wilayah Papua Tengah.

[Nabire.Net]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *