Sambil mengenakan mahkota rumbai khas Papua di kepalanya, Presiden Jokowi meresmikan Monumen Kapsul Waktu Impian Indonesia 2015-2085. Acara berlangsung di lapangan Hasanap Sai, Kabupaten Merauke, Papua, Rabu (30/12/2015) pagi.
Kapsul Waktu Impian Indonesia ini merupakan wadah sejarah berbentuk kapsul tempat menyimpan dokumen tulisan impian masyarakat dari setiap provinsi di Indonesia. Impian masyarakat secara tertulis ini diletakkan tahun 2015 dan dibuka tahun 2085.
“Impian setiap anak bangsa di setiap provinsi, kita jadikan satu menjadi impian kita bersama, satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa,” kata Presiden Jokowi. Selain didampingi ibu negara Iriana, Presiden juga didampingi Gubernur Papua.
Kapsul waktu ini telah mengumpulkan harapan dan impian seluruh anak bangsa, dari Nol Kilometer di Kota Sabang, sampai Kabupaten Merauke, di ujung timur Indonesia ini. Presiden berharap, agar impian yang telah terangkai satu ini memandu arah perjalanan bangsa.
“Menjadi tugas kita untuk memastikan impian-impian itu terwujud. Apa yang kita lakukan hari ini adalah warisan untuk generasi di depan kita,” kata Presiden. Jokowi menyebutkan, tanah Papua tempat yang tepat untuk mengawali mewujudkan impian ini.
Setelah berkunjung di Merauke, Presiden Jokowi melanjutkan kunjungannya ke Wamena dan selanjutnya akan ke Kaimana.
Tiba di Wamena, Presiden yang akrab disapa Jokowi itu pun meresmikan pengoperasian Bandara Wamena dan Bandara Kaimana. Dalam peresmian tersebut, tampak Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dan Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono.
Setelah meresmikan bandara, Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo lantas menghadiri acara bakar batu bersama masyarakat Kabupaten Jaya Wijaya di Stadion Pendidikan Wamena, Papua. Tak hanya duduk menonton, bersama para pejabat, Jokowi dan sang istri juta ikut memasak berbagai makanan dalam acara bakar batu, yang merupakan tradisi memasak dengan menaruh makanan pada batu yang sudah dibakar hingga membara.
“Ini kehadiran saya yang kedua di sini,” ungkap Jokowi, Rabu (30/12). “Tahun lalu Desember 2014 saya ke sini, mudah-mudahan tahun depan Desember juga.”
Dalam kesempatan itu, Bupati Jaya Wijaya Wempi Wetipo juga menjelaskan jika masyarakat Pegunungan Tengah Papua masih ingat kunjungan pertama Jokowi pada 27 Desember 2014 lalu. “Wamena adalah jantung Jaya Wijaya karena itu tak salah datang ke sini,” ujarnya.
Leave a Reply