Polri Dan Komnas HAM Akan Selidiki Aksi Demo Ricuh Di Deiyai

(Kabupaten Deiyai Papua)

Jayapura – Tim dari Mabes Polri serta Komnas HAM akan ditugaskan untuk menyelidiki aksi demo yang berakhir ricuh di kabupaten Deiyai, 28 Agustus lalu.

Hal itu dikatakan Kapolri, Jenderal Tito Karnavian, saat memberikan keterangan pers di Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Kamis (05/09).

Kata Tito, Tim Mabes Polri dan Komnas HAM akan mendata laporan yang benar terkait aksi ricuh di Deiyai yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa baik dari aparat maupun warga sipil.

Seperti diketahui, aksi unjuk rasa warga di depan Kantor Bupati Deiyai, 28 Agustus lalu berakhir bentrok. Akibatnya sejumlah aparat kepolisian terkena panah, dan salah satu anggota TNI meninggal.

Sementara beberapa warga Deiyai juga ikut menjadi korban jiwa. Laporan terakhir dari Gereja Katolik Keuskupan Timika, 3 September 2019, jumlah korban meninggal akibat aksi ricuh Deiyai dari warga sipil sebanyak 8 orang.

(Baca Juga : Bupati Deiyai : Jumlah Korban Jiwa Dari Warga Sipil 9 Orang)

Sementara menurut keterangan Bupati Deiyai tanggal 31 Agustus lalu, dari catatan yang ia terima, total jumlah korban meninggal dari warga sipil sebanyak 9 orang. Empat orang meninggal di RSUD Enarotali, sedangkan 5 orang lainnya ditemukan di tempat baik di hutan maupun rumput-rumput.

[Nabire.Net]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *