Polemik SK Pelantikan Ketua DPRD Definitif Kabupaten Paniai Berujung Aksi Demo Damai

(Polemik SK Pelantikan Ketua DPRD Definitif Kabupaten Paniai Berujung Aksi Demo Damai)

Paniai – Sejumlah warga menggelar aksi demo damai di halaman kantor DPRD Paniai, rabu (08/07). Aksi ini digelar untuk menuntut agar SK Pelantikan Ketua DPRD Definitif kabupaten Paniai atas nama Sem Nawipa, diganti menjadi atas nama Zakius Obaipa.

Massa yang dipimpin langsung Zakius Obaipa tersebut, membawa atribut demo berupa baliho yang ditanam di depan Kantor DPRD Paniai.



Dalam aksinya, Zakius Obaipa menuntut dengan tegas kepada Pansus, Sekwan, Ketua sementara DPRD Paniai dan pemkab Paniai yang mengusulkan SK Ketua DPRD Definitif Kepada KESBANGPOL dan Bagian Biro Hukum Provinsi Papua, atas nama Saudara Sem Nawipa, agar membatalkan hal tersebut, karena melanggar aturan UUD PHPU dan UUD MD3 427 dan ayat 2 dan SUSDUK No 23 Tahun 2009 Pasal 354 ayat 34.

Massa meminta agar mohon terbitkan SK Definitif Kursi ketua DPRD Kabupaten Paniai melalui aturan yang adalah yang layak menjadi ketua DPRD kabupaten Paniai adalah suara terbanyak dari pemenang Partai.

Dalam aksinya disampaikan bahwa dukungan terhadap Zakius Obaipa bukan main-main tapi ada 3.030 suara akar rumput Siriwo. Zakius Obaipa mengakui dirinya menjadi DPRD Terpilih adalah benar-benar dukungan akar rumput Distrik Siriwo

Lanjut Obaipa, ia mengakui dirinya menjadi DPRD terpilih pada periode 2019 -2024 yang mendapatkan suara terbanyak di Partai PKB adalah saya dengan jumlah suara 3.030, diikuti Ran Gobai mendapatkan 2.369, Ham Yogi mendapatkan 2. 096 yang terakhir Sem Nawipa memperoleh 2056.

“Ini adalah perolehan kuota suara yang mendapatkan di partai PKB sehingga kami telah meraih pemenang Partai pada bursa Pileg kemarin. Oleh karena itu untuk penetapan ketua DPRD Definitif menjadi gudang perampasan dan keributan, sebenarnya bisa selesaikan secara internal partai namun semua tidak menghormati pada aturan AD/ART dan Undang undang sehingga kami membingungkan sebenarnya ini soal kecil yang harus selesaikan internal partai,” ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang tokoh agama, Pdt Yosia Obaipa, menyampaikan dengan tegas agar persoalan ini bisa diselesaikan oleh empat pihak yakni pimpinan partai, Bupati Paniai, Ketua DPRD sementara dan pansus.

“Ketua DPRD Sementara segera ambil ahli untuk memutuskan masalah tersebut, kalau tidak kami akan melakukan tindakan mogok sipil di kabupaten Paniai, sebab saya ambil tindakan berdasarkan aturan yang berlaku. Suara Rakyat adalah suara Tuhan, Kebenaran tetap benar Rakyat Siriwo datang dari jauh untuk membelah Kebenaran karena suara 3.030 itu benar-benar mereka berikan kepada Zakius Obaipa menjadi DPRD Paniai ternyata suara itu bisa meraih menjadi Ketua DPRD Kabupaten Paniai, sehingga kita seorang pelayan jadi bicara kebenaran untuk menghadirkan sorga di Tanah Paniai,” tukas Obaipa.

Lanjut Yunus Obaipa, mewakili Intelektual Siriwo, ia menegaskan bahwa Pemilu Legislatif 2019 lalud i Paniai, Partai PKB meraih 4 kursi, diantaranya milik Zakius Obaipa. Itu menandakan Zakius pantas jadi Ketua Definitif DPRD Paniai.

“Saya sampaikan kepada Pimpinan Partai PKB dan Bupati Paniai segera urus SK Ketua DPRD Definitif atas nama Zakius Obaipa seandainya kalau tidak mengakui maka tindakan selanjutnya kami akan melakukan palang semua kantor di Pemerintahan Kabupaten paniai sekaligus meletakan jabatan menjadi DPRD Kabupaten paniai, selanjutnya saya orang kampung maka saya pulang nonton dari kampung,” masih kata Obaipa.

Di tempat yang sama, Yakop Tagi mewakili tokoh adat mengingatkan agar kebenaran melalui hukum adat, pemerintah dan agama harus ditegakkan.

“Zakius Obaipa harus menjadi Ketua DPRD karena dia meraih 3.030 suara, hasil perolehan suara lapangan dan kembali ke partai dia yang lebih besar dari teman teman caleg, begitupun pemenang partai, maka sesuai dengan aturan adat yang lebih besar itu dia menang itu menurut aturan adat, kalau aturan lain itu saya tidak tahu,” ucap Tagi.

Sedangkan tokoh pemuda, Andarias Obaipa menjelaskan Zakius Obaipa adalah seorang muda yang layak menduduki kursi ketua DPRD kabupaten Paniai.

Setelah masyarakat Siriwo melakukan aksi Demo damai di kantor DPRD, sore harinya nersama pengurus DPC Partai PKB, Ketua DPRD sementara dan Sekwan Kabupaten Paniai melakukan rapat tertutup, di kediaman Wakil Bupati Paniai Selaku Ketua Partai PKB.

Mmenurut Ketua Sementara DPRD Paniai, SK Ketua Definitif DPRD Pania belum jadi. Oleh karena itu ia akan usulkan sesuai aturan AD/ART dan UU yang berlaku.

Mewakili pemkab Paniai, Yafet Adii,S.Th menyampaikan bahwa untuk penentuan dan penetapan Kursi ketua DPRD Definitif Kabupaten paniai semua kembali ke partai PKB, sebab dari partai mengeluarkan surat rekomendasi untuk mengurus SK Definitif DPRD Kabupaten Paniai, sehingga kepada massa aksi mohon hubungi kembali kepada unsur kepengurusan partai PKB.

Sedangkan Oktopianus Gobai selaku Ketua Partai PKB yang juga Wakil Bupati Paniai mengatakan pihaknya akan menyurati ke DPW dan DPP agar penetapan Ketua DPRD Paniai atas nama Zakius Obaipa.

[Nabire.Net/Yohanes Iyowogi Nawipa]


One Response to Polemik SK Pelantikan Ketua DPRD Definitif Kabupaten Paniai Berujung Aksi Demo Damai

  1. magapai berkata:

    KEBENARAN PASTI BENAR INTINYA KEBENARAN JANGAN JADIKAN DOMPET ITU SAJA. SEMUA KEPUSAN ADA DI TANGAN KETUA PARTAI PKB SELAKU 02 PANIAI AGAR BISA MENYELESAIKAN MASALA INI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *