Plt Sekda Nabire Lepas 83 Orang Mahasiswa AKPER Nabire Untuk Mengikuti PKL Di Nabire

Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Nabire, Drs. I Wayan Mintaya, senin 23 januari 2017, melepas sebanyak 83 mahasiswa D3 Keperawatan AKPER Nabire guna mengikuti Praktek Kerja Lapangan (PKL) yang dimulai pada tanggal 23 Januari 2017.

Pelaksanaan pelepasan praktek kerja lapangan mahasiswa-mahasiswi D3 Keperawatan Akper Nabire ini dilaksanakan di halaman Kampus Akper Nabire yang dihadiri perwakilan Dinas Kesehatan Nabire dan Ketua Program Studi DIII Keperawatan Nabire.

Acara pelepasan mahasiswa/i Keperawatan untuk ikut PKL itu, diawali dengan laporan Ketua Panitia, Berta Baransano yang mengatakan, peserta praktek kerja lapangan sebanyak 83 orang, yang terbagi kedalam 6 kelompok.

Adapun PKL para mahasiswa/i akan berlagsung selama empat (4) minggu, mulai 23 Januari hingga 18 Februari 2017 mendatang, yang tersebar di beberapa kampung yang ada di daerah ini, seperti di Kampung Lani, Kampung Samabusa Distrik Teluk Kimi, Kampung Lagari 1, Lagari 3 dan Lagari 4 Distrik Makimi serta di Kampung Napan Weinami, Distrik Napan.

Bupati Nabire dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Plt Sekda I Wayan Mintaya, mengatakan, pembangunan kesehatan pada dasarnya, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan  dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang secara optimal, untuk itu perlu dilakukan upaya peningkatan mutu dan layanan kesehatan,  yang didahului dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang handal dan profesional , khususnya  para tenaga medis.

Untuk itu, mahasiswa/mahasiswi perlu melaksanakan pembelajaran secara langsung di tatanan komunitas dan keluarga, agar para mahasiswa memiliki pengalaman dalam memberikan pelayanan yang optimal dengan kondisi yang serba terbatas, dengan kegiatan PKL ini dapat lebih meningkatkan wawasan pengetahuan, ketrampilan dan pengalaman bagi para mahasiswa sekalian, bagaimana melakukanfungsi pelayanan didaerah-daerah yang sulit serta mencari solusi dari setiap permasalahan kesehatan yang dihadapi.

Sementara itu, Ketua Prodi DIII Keperawatan Nabire, mengharapan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire dapat melihat mahasiswa/mahasiswi yang telah menyelesaikan studi agar dapat di tempatkan di pusat kesehatan yang ada di wilayah terpencil guna membatu program pemerintah kabupaten Nabire, khususnya dalam bidang kesehatan.

Diharapkan dengan adanya praktek kerja lapangan ini/ mahasiswa dapat mengimplementasikan ilmu selama belajar dibangku perkuliahan, yakni melakukan asuhan gerontik, Lansia, keluarga serta komunitas masyarakat setempat.

[Nabire.Net/Iwan.Z]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *