Pilkada Susulan Paniai Berjalan Aman & Lancar, Kapolda Papua Bersama Pangdam Cendrawasih Pantau Pilkada Dari Udara

(Dok.Humas Polda Papua)

Pelaksanaan Pilkada Susulan kabupaten Paniai 2018, yang dilaksanakan hari Rabu 25 Juli 2018, berlangsung aman dan lancar, serta turut mendapatkan pengaman dari pasukan TNI/Polri.

Pilkada susulan Paniai ini sesuai keputusan KPU Papua Nomor 94/PL.03.1/91/Kpt/Prov/VII/2018 tentang Tahapan, Program & Jadwal Pada Pemilihan Bupati & Wakil Bupati Kabupaten Paniai Tahun 2018.

Pilkada Paniai seharusnya dilaksanakan sesuai jadwal nasional yakni 27 Juni 2018, namun karena alasan keamanan, sehingga pelaksanaannya ditunda. Selain itu tanggung jawab penyelenggara Pilkada Paniai yang sebelumnya dilakukan oleh KPU Paniai, kini diambil alih langsung oleh KPU Papua.

Dalam pelaksanaan Pilkada, dilakukan pantauan situasi keamanan melalui udara oleh Kapolda Papua, Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar bersama Penjabat Gubernur Papua, Mayen TNI Purn Soedarmo, Pangdam XVII/Cendrawasih, Mayjen TNI George Supit, Dirjen Kementerian Dalam Negeri RI, Kapolres Paniai dan Kabinda Papua.

Sesuai informasi yang diterima Nabire.Net dari Subbid Penmas Bid Humas Polda Papua, pemantauan Pilkada Paniai dari udara menggunakan Helikopter milik Polisi Perairan Udara Mabes Polri.

Adapun pemantauan meliputi Distrik-Distrik yang memiliki jangkauan yang jauh. Dari hasil pemantauan hampir rata-rata pelaksanaan pemungutan suara di tiap TPS berjalan dalam keadaan aman, lancar dan kondusif. Sementara surat suara dalam perjalanan menuju ke Kantor Distrik.

Rombongan Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar, MH, bersama Pejabat Gubernur, Pangdam XVII/Cenderawasih, Kabinda Papua, Dirjen Kemendagri RI dan Kapolres Paniai turun atau mendarat di daerah jalan Bogopo, bersebelahan dengan Gereja Kingmi, Klasis Bogobaida Distrik Bogobaida. Selanjutnya rombongan bertemu dengan masyarakat beserta anak-anak.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH, mengatakan bahwa kegiatan pemantauan dari udara merupakan bentuk keseriusan dari Polda Papua dalam mengamankan pelaksanaan pemungutan suara susulan di Kabupaten Paniai, sebelumnya juga Polda Papua telah mengirimkan 5 Pejabat Utamanya untuk membantu Kapolres Paniai.

Sementara itu, usai pencoblosan hari ini selanjutnya akan dilakukan penyerahan hasil penghitungan suara dari KPPS kepada PPS dilaksanakan dari tanggal 25 hingga 27 Juli 2018. Sedangkan batas akhir pengumuman hasil perhitungan suara di tingkat TPS, paling lambat dilaksanakan 2 Agustus 2018.

Untuk rekapitulasi perhitungan suara di tingkat Distrik (PPD) dilaksanakan mulai tanggal 26 Juli hingga selambat-lambatnya 3 Agustus 2018, sekaligus penyampaian hasil pleno tingkat Distrik ke KPU tingkat kabupaten.

Dan pleno rekapitulasi perhitungan suara di tingkat KPU kabupaten, harus dilaksanakan selambat-lambatnya tanggal 5 Agustus 2018.

Sementara pengamanan Pilkada dilakukan oleh ratusan personil TNI/Polri dari Polres Paniai, Kodim 1705/Paniai dan dibantu Polres Nabire.

Pelaksanaan pemugutan suara dilakukan di 23 Distrik, 216 kampung, dengan jumlah TPS sebanyak 267 buah.

Dari 23 Distrik tersebut, 6 Distrik akan dijangkau melalui udara oleh pasukan pengamanan, 13 Distrik ditempuh melalui jalan air/danau, 4 Distrik melalui jalur darat, dan pasukan yang diterjunkan sebanyak 539 personil gabungan TNI/Polri.

[Nabire.Net]

Silahkan Komentar

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[+] monkey emoticons by andreasandre Modified from nartzco source code.