Peserta Pesparawi Minta Jaminan Keamanan Selama Menggelar Latihan Di Daerah

(Pra Technical Meeting II Pesparawi XIII se-tanah Papua di Jayapura)

Jayapura – Kegiatan Pra Technical Meeting II yang berlangsung di Grand Abe Hotel Jayapura, dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 12 hingga 14 September 2019. Namun sejumlah peserta mengaku akibat dari demo di Papua membuat suasana latihan mereka sedikit terganggu.

Menurut para peserta, situasi keamanan kurang mendukung para peserta Pesparawi untuk melaksanakan latihan di daerahnya masing-masing.

(Baca Juga : Pra Technical Meeting II Diharapkan Tuntaskan Persoalan Jelang Pesparawi XIII Se-Papua)

Peserta khawatir kegiatan pelatihan Pesparawi di daerah dianggap pihak keamanan sebagai kegiatan yang mengarah pada hal-hal yang dicurigai sebagai kegiatan rapat-rapat yang berpotensi mengganggu keamanan.

Oleh karena itu, para peserta berharap LPPD Provinsi dan Panitia Pesparawi dapat membangun komunikasi dengan Forkopimda di Daerah sehingga para peserta bisa melakukan latihan dengan aman dan nyaman.

Salah satu contoh akibat dampak kericuhan yang terjadi di Papua beberapa waktu lalu, para peserta dari kabupaten Paniai merasa kurang aman untuk melakukan pelatihan.

(Baca Juga : Kementerian Agama Harus Jalin Komunikasi Dengan Pemda Untuk Sukseskan Pesparawi XIII Papua)

Selaku Ketua Harian LPPD Propinsi Papua, drh. Constan Karma akan bersurat ke Gubernur Papua dan Papua Barat untuk mensukseskan kegiatan Pesparawi di Timika serta menjamin keamanan bagi para peserta Pesparawi dalam melaksanakan latihan di setiap daerah.

[Nabire.Net/Ones.Yobee]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *