Perayaan Natal Yayasan PESAT Nabire Cabang Manokwari Selatan

(Perayaan Natal Yayasan PESAT Nabire Cabang Manokwari Selatan)

Manokwari – Yayasan Pesat Nabire Cabang Manokwari Selatan merayakan Ibadah Natal 2019, bertempat di gedung SMA Kristen Syalom Terpadu, Momi Waren, Manokwari, Papua Barat. Jumat (13/12).

Panitia Natal mengambil Tema nasional yang dirilis oleh PGI, yaitu Menjadi Sahabat bagi Semua Orang. Ibadah perayaan Natal dihadiri oleh Pembina Yayasan PESAT Nabire Pdt. Daniel Alexander.



Hadir juga pengurus beserta seluruh kepala sekolah serta guru dan staf yang ada di Manokwari Selatan, juga undangan dari berbagai lapisan, diantaranya Pemda Manokwari Selatan, Komandan Rindam Manokwari Selatan, Kepala Kampung, Perwakilan BKAG Manokwari Selatan, hamba-hamba Tuhan di seputaran Ransiki dan Momi Waren, orang tua siswa serta siswa/siswi PAUD, TK, SMP dan SMA Momi Waren.

Perayaan ini dibuka dengan sebuah tarian dari anak-anak TK Yayasan Pesat. Acara dilanjutkan dengan Ibadah Natal. Sepanjang ibadah, lagu puji-pujian Natal dinaikkan dengan penuh sukacita, hal ini terpancar dari wajah seluruh undangan yang hadir.

Pdt. Daniel Alexander dalam khotbahnya mengingatkan kepada semua yang hadir, terutama para hamba Tuhan maupun pemuka gereja, bahwa umat Kristen telah kehilangan makna sesungguhnya dari Natal.

“Seringkali umat Kristen mengidentikkan Natal dengan pesta, kue natal, baju baru, liburan, atau jalan-jalan. Hal-hal demikian adalah keliru. Makna Natal sesungguhnya adalah damai di bumi”, katanya.

Menurut beliau, hal tersebut berdasarkan kalimat pertama yang diucapkan para malaikat ketika menjumpai para gembala di padang Efrata, saat memberitakan kelahiran Yesus di Betlehem.

“Jadi, percuma kita merayakan Natal bila kita tidak bisa membawa damai bagi sekeliling kita, sia-sia semua acara Natal jika kita mempunyai banyak musuh, karena berdasarkan Injil Matius 5:9 kita menjadi sah sebagai anak Tuhan bila kita membawa damai bagi lingkungan dan orang-orang di sekeliling kita, sebab jika tidak demikian maka identitas kita sebagai anak Tuhan otomatis gugur”, jelas Daniel Alexander.

Dikatakan, Damai itu harus dimulai dari rumah, Papa dan mama mempunyai peran utama dalam membawa damai di dalam rumah. Maraknya anak-anak menghirup lem aibon atau gunakan narkoba semata-mata karena papa dan mama sebagai perwakilan Tuhan dalam rumah tidak bisa menghadirkan kedamaian bagi anak-anak mereka. Akibatnya, anak-anak mencari kedamaian di luar rumah, sehingga menyebabkan mereka jadi salah bergaul.

Lebih lanjut dikatakan, kedamaian dalam rumah adalah syarat mutlak supaya anak-anak bisa hidup dengan benar. Anak-anak tidak butuh baju baru atau handphone baru, yang mereka butuhkan adalah papa dan mama yang hidup rukun dan tidak suka bertengkar.

Diakhir khotbahnya, beliau menyampaikan bahwa perdamaian itu haruslah diusahakan oleh semua orang sebab seorang sahabat pasti membawa damai dan mengusahakan perdamaian (Ibrani 14:12).

Kemeriahan acara Natal Pesat Nabire cabang Manokwari Selatan diisi dengan pujian dari siswa SMP, Juga tak mau ketinggalan anak-anak yang tergabung dalam Pesat English Club menyanyikan pujian dalam bahasa Inggris, seluruh undangan menyambut dengan tepuk tangan yang riuh.

Sambutan dari Ketua Yayasan Pesat Nabire Cabang Manokwari Selatan, Bapak Jopi Paseneke mengatakan bahwa para kepala kampung dan semua warga Momi Waren serta para pendeta di Momi Waren adalah sahabat bagi Pesat Manokwari Selatan.

Oleh karena itu, kepala kampung serta warganya dan para hamba Tuhan di Momi Waren agar terus memberi dukungan kepada Yayasan Pesat Manokwari Selatan, karena Pesat ada untuk seluruh masyarakat Manokwari Selatan, khususnya Momi Waren.

Kemudian ucapan terima kasih kepada semua pihak disampaikan ketua panitia Natal, Bapak Naeles Febha. Sebagai ketua beliau berharap acara Natal ini dapat sedikit mengobati kerinduan bapak dan ibu guru Yayasan Pesat Manokwari Selatan yang belum bisa berkumpul dengan keluarga di kampung halaman pada hari Natal.

Di penghujung acara, Pesat ManSel berbagi kasih dengan menyerahkan bantuan kepada 13 orang janda yang ada di Momi Waren dan diterima secara simbolis oleh janda Torsina Ainusi warga Kampung Aryawemoho.

Acara kemudian ditutup dengan doa dan jamuan kasih bersama.

[Nabire.Net/Yunus.Hero]

One Response to Perayaan Natal Yayasan PESAT Nabire Cabang Manokwari Selatan

  1. Grace Goro berkata:

    Syalommmm…
    Salam damai natal bwt smua guru di momi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *