Penampilan Barongsai Meriahkan Perayaan Imlek 2571 di Nabire

(Barongsai Imlek 2571 di Nabire)

Nabire – Tahun Baru Imlek 2571 merupakan Tahun Baru yang diharapkan lebih baik daripada tahun sebelumnya. Tahun Baru Imlek 2571 yang jatuh pada hari sabtu (25/01), digelar secara sederhana oleh warga keturunan Tionghoa yang berada di Nabire.

Tahun Baru Imlek 2571 dilambangkan sebagai Tahun tahun Tikus Logam. Dalam kepercayaan umat Tionghoa, seseorang yang lahir pada Tahun Tikus dianggap sebagai tanda kekayaan. Selain itu, mereka juga lebih rentan untuk terkena penyakit.

(Baca Juga : Perayaan Imlek 2571 Di Nabire Berlangsung Dalam Kesederhanaan)

Khusus di Nabire, perayaan Imlek 2571 yang jatuh pada tanggal 25 Januari 2020 lalu, berlangsung secara sederhana dan kekeluargaan. Warga keturunan Tionghoa memilih beribadah serta berkumpul bersama keluarga dan kerabat untuk merayakan Imlek.

Sementara perayaan Imlek 2571 di Nabire, baru dilaksanakan hari ini (16/02) mulai pukul 10.00 pagi hingga selesai, dan bersifat intern bertempat di halaman Vihara Buddha Dharama Karuna SP3 Wadio, dengan usungan tema “Kita Satu Keluarga”.

(Perform WBI)

Acara diawali doa pembuka dan sambutan dari Ketua Panitia Bapak Yohanes Wongso, Ketua Vihara dan Ketua Yayasan Amal Bakti Tionghoa kabupaten Nabire.

(Ritual membasuh kaki orang tua)

Tujuan diaksanakannya acara ini ada tiga, masing-masing sebagai berikut :

1. Memperkenalkan dan melestarikan tradisi turun temurun leluhur khususnya tradisi Tionghoa ke generasi muda.
2. Menjalin hubungan antar umat Buddha di Nabire
3. Mempererat hubungan kekeluargaan khususnya disesama umat Buddha

Acara juga diisi dengan perform lagu dari Wanita Buddhis Indonesia, lagu dan dance dari anak-anak Sekolah Minggu Buddha, Panitia serta diisi dengan pembasuhan kaki orang tua.

(Perform Barongsai)

Dalam acara ini tak ketinggalan ditampilkan Barongsai serta pembagian angpao dan bingkisan, juga undian doorprize.

[Nabire.Net]



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *